31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Terpilih Ketua, Blegur Janji Perbaiki Fraksi

20160416_113509-800x600Surabaya, KabarGress.Com – Sesuai dengan prediksi, Blegur Prijanggono terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Golkar Surabaya pada musyawarah daerah (musda) IX, Sabtu (16/4/2016). Terpilihnya mantan anggota DPRD Surabaya ini karena sampai pelaksanaan musda, hanya Blegur yang mendaftar sebagai bakal calon (balon).

Sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) 01, dijelaskan kalau hanya ada satu balon yang mendaftar, maka dinyatakan terpilih secara aklamasi. Atau, balon yang memperoleh suara lebih dari 50 persen secara otomatis dinyatakan menang.

Panitia musda, Arif Fathony mengatakan, selain memilih ketua periode 2016-2021, pada musda yang diikuti oleh ratusan kader dari pengurus kecamatan (PK) Golkar Surabaya ini, juga diadakan pemilihan tim formatur. Ketua terpilih secara otomatis menjadi ketua tim formatur. Selain itu, tim pembentukan pengurus ini diisi oleh unsur PK sebanyak dua orang, yakni Dwi Atmoko dari PK Karang Pilang dan Nanik Suprapti dari PK Tambaksari.

“Ada juga dari Hasta Karya, Yustia Yusuf dan Zainul Arifin dari DPD I Golkar Jatim, jadi tim formatur ini jumlahnya lima orang,” ucapnya.

Blegur ditemui di sela-sela musda mengaku akan memperbaiki kondisi Fraksi Golkar di DPRD Surabaya. Sebab, belakangan ini, fraksi yang berjumlah empat orang ini muncul tarik menarik posisi ketua fraksi.

Selain memperbaiki fraksi, Blegur berjanji akan membersihkan internal DPD Golkar Surabaya yang berpotensi membuat kisruh. Dapur partai berlambang beringin lebat ini belakangan ini tidak kondusif.

“Tanggung jawab saya, fraksi dan internal bisa berubah. Kita menyelesaikan semua,” ujarnya.

Menurut Blegur, untuk menyehatkan kondisi Partai Golkar, unsur pengurus dari tingkat bawah harus berperan. Melalui musyawarah kecamatan (muscam) kader akar rumput akan dilibatkan dalam memperbaiki internal partai.

Disinggung target pada pemilihan legislatif (pileg) 2019 nanti, Blegur tidak muluk-muluk. Ia mengaku hanya menargetkan perolehan sebanyak 8 kursi. “8 kursi saja, tidak banyak-banyak, yang penting syarat mengusung kepala daerah terpenuhi, periode ini kan sudah 4 kursi,” tandasnya. (tur)