31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Datangnya (Penyakit) Mendadak, Diobati Medis Membandel, Bila Sembuh Bisa Spontan

* Hasil Deteksi Olah Supiritual, Ternyata Ada Penyakit Non Medis

Oleh: Suwoto

Suwoto - Mbah MojoSetiap manusia pasti pernah menderita sakit. Setiap penyakit insya Allah pasti ada obatnya. Dalam perjalanan  kehidupan di dunia  ini, ada saja orang yang menderita suatu penyakit yang sulit disembuhkan alias penyakit yang membandel. Padahal , orang yang sakit tersebut sudah berobat kesana kemari, baik lewat jalur medis maupun alternatif. Bahkan sudah menjalani okname atau rawat inap di rumah sakit, namun sakitnya belum juga sembuh.

Pengalaman spiritual saya (penulis), suatu hari ada telepon masuk yang intinya penelepon minta bantuan doa lantaran ada kerabat yang masih usia remaja tiba-tiba menderita sakit lumpuh. Kedua tangan dan kaki tidak bisa digerakkan, demikian pula mulutnya bila bicara tidak keluar bunyi suara yang dibicarakan, suhu badan meningkat dari kondisi normal. Selain itu tubuhnya  lemas tidak tidak ada selera  makan sesuap nasi pun. Jari jemari tangan tidak bisa digerakkan, sehingga tidak bisa untuk menulis,

Kondisi tersebut sudah berlangusng satu minggu, saat saya ditelepon, keberadaan anak remaja yang usianya  belum 16 tahun  itu sudah rawat inap di rumah sakit yang berada di kawasan Surabaya Selatan. Anehnya rekam medis mulai periksa darah dan lainnya tidak ditemukan penyakit. Namun  mengapa anak lelaki yang menginjak remaja itu menderita sakit seperti itu.

Menurut penuturan Sang Ayah anak yang sakit, sebut saja namanya Nanang, uapaya medis sudah maksimal. Lantaran hasil pemeriksaan darah negatif dari penyakit, selain itu juga sudah dilakukan scaner otak serta disuntik anti virus. “ Tapi tidak ada tanda-tanda kesembuhan, oleh karena itu kami minta bantuan dengan perantara bapak, dengan harapan anak saya bisa mendapatkan kesembuhan,” tutur Nanang kepada saya dengan nada sedih.

Dikatakan, selain medis, keluarganya juga sudah  berupaya lewat jalan pengobatan alternatif. Namun masih belum ada jodoh mendapatkan kesembuhan. Akhirnya setelah saya melihat kondisi anak yang sakit itu di ruang opname rumah sakit, ada petunjuk yang saya terima bila ada sinyal bisa sembuh. Asalkan kedua orang tua dan keluarga lainnya dengan ikhls mau berdoa minta kesembuhan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Insya Allah ada kesembuhan, asalkan Bapak mau terus berdoa minta kepada-Nya,” tutur saya kepada Nanang. Dengan mengangguk, bapak 3 anak ini menangis sambil berucap “Astaghfirulloh” diulang beberapa kali. Lalu dia mengatakan kepada saya “ Selanjutnya saran bapak apa? “. Lantas saya jawab agar Nanang mau melakukan ziarah ke Wali Songo secepatnya bersama saya.

Ternyata saran saya langsung di setujui, dan hari itu juga kami berangkat dengan niat ikhlas melakukan ziarah Wali Songo. Ketika perjalanan ziarah sampai di Tuban, ternyata Saya mendapatkan petunjuk agar kembali ke Surabaya. Dalam petunjuk itu menyebutkan ziarah sudah cukup sampai Tuban saja. Dan akan mendapatkan tombo atau kesembuhan.

Akhirnya kami sepakat balik ke Surabaya. Ternyata dalam perjalanan pulang ada kabar dari istri Nanang yang ada di rumah sakit menyebutkan  bahwa anaknya sudah mau makan. Tentunya kabar tersebut membuat Nanang bersyukur serta berharap hal itu merupakan langkah wal kesembuhan bagi putranya. “Semoga Alloh meridhoi ibadah ziarah wali ini, sehingga anak saya mendapatkan barokah kesembuhan dari Alloh,” ucapnya dengan khusyuk.

Ketika kami sampai di rumah sakit, ternyata anak Nanang yang sakit itu bisa mengerakkan jemari tangannya dan lambat laun bisa bicara normal. Dan besoknya, dokter membolehkan anak Nanang pulang ke rumah.  Endingnya, putra Nanang sembuh total seperti sediakala. Sungguh kebesaran Alloh SWT. Lantas sakit apa yang diderita anak Nanang? Maaf saya tidak bisa menjelaskan dengan rinci, yang jelas hasil deteksi spiritual adalah  penyakit non medis. Penyakit ini datangnya mendadak, diobati cara medis membandel sulit sembuh, tapi bila sembuh bisa dengan spontan. (*)

Penulis adalah jurnalis KabarGress,Com & Spiritualis.

Teks foto: Suwoto saat laku spiritual berziarah di makam Waliyulloh.