31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

22 Perusahaan AS Tertarik Investasi di Jatim

Pakde Karwo Bersama Dubes US Untuk Indonesia dan Puluhan Delegasi Bisnis US Pada US-East Java Business Outreach Mission di GrahadiSurabaya, KabarGress.com – Dua puluh dua Perusahaan AS tertarik investasi di Jatim. Hal tersebut terungkap saat Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert O. Blake dan sejumlah delegasi pengusaha AS menemui Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (22/03) siang.

Menurut Dubes Blake, kunjungan ke Jatim kali ini merupakan kunjungan dengan jumlah delegasi terbesar di Indonesia. Ini karena pengusaha AS melihat Jatim sebagai pasar potensial. Tak hanya itu, infrastruktur Jatim yang sudah berkembang, SDM yang maju, dan pertumbuhan ekonomi Jatim yang sangat pesat  juga menjadi alasan kuat kunjungan delegasi pengusaha AS ke Jatim.

“Jatim adalah salah satu provinsi yang memiliki peran ekonomi paling penting di Indonesia dengan kelas menengah yang terus tumbuh di atas rata-rata. Saya harap kunjungan ini dapat meningkatkan hubungan antara Indonesia dan AS”, ujar Blake.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jatim yang akrab disapa Pakde Karwo menyambut baik kunjungan delegasi pengusaha AS ke Jatim. Ia berani menjamin rencana investasi para pengusaha AS tersebut. Jaminan itu diantaranya berupa kemudahan perizinan, percepatan pembebasan lahan, pasokan ketersediaan energi atau jaminan listrik, dan yang terakhir adalah iklim kerja yang baik, terutama masalah buruh. “Amerika merupakan mitra dagang strategis bagi Jatim untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi”, ujarnya.

Pakde Karwo Menyambut Kedatangan Dubes Amerika Untuk Indonesia di Grahadi Sebelum Menghadiri Acara Business Outreach MissionMenurutnya, peluang investasi dan kerjasama pengusaha AS di Jatim dilakukan di berbagai bidang. Diantaranya infrastruktur, kesehatan, pendidikan, serta keamanan dan ketertiban.  Bidang infrastruktur, seperti pelabuhan, pengadaan double track untuk kereta api serta perhubungan udara. Bidang pendidikan yakni vokasional, bertujuan untuk mengurangi pengangguran. Bidang kesehatan juga menjadi fokus karena produktivitas pekerja tergantung dari tingkat kesehatan. Serta, bidang keamanan dan ketertiban akan diperkuat agar investasi menjadi aman dan nyaman.

Lebih lanjut menurutnya, kunjungan ini sangat penting, dimana perekonomian AS saat ini sangat baik disaat negara lain sedang turun. Tak hanya itu, hubungan jangka panjang sangat penting mengingat bantuan AS kepada negara kita sudah berlangsung sejak lama. “Kita harus manfaatkan dengan baik. Tempat yang paling baik adalah Jatim, karena membantu Jatim sama dengan membantu Indonesia bagian timur”, ujarnya.

Kunjungan delegasi pengusaha AS ke Jatim ini tidak hanya fokus soal perdagangan, tetapi juga untuk meingkatkan hubungan kedua belah pihak. Pada kunjungan kali ini juga akan diadakan pertemuan match making, antara pengusaha AS dengan pengusaha dari Jatim.

Kunjungan ini merupakan rangkaian acara US – East Java Business Outreach Mission. Dalam kunjungannya kali ini Dubes Blake didampingi oleh Konsul Jenderal AS di Surabaya, Heather Variava dan perwakilan dari Kantor Perdagangan Luar Negeri AS (U.S. Foreign Commercial Service). Turut serta dalam kunjungan kali ini, 31 delegasi yang terdiri dari perwakilan 22 Perusahaan AS, diantaranya 3M, AECOM, Asian Tigers Mobility, Colliers International, PT. Dow Indonesia, EBD Bauer, Edelman Indonesia, Entrust Datacard Corp, ExxonMobil Cepu Limited, FEDEX, Fluidic Energy, GE, GlaxoSmithKlein, Honeywell, IBM, Johnson & Johnson, Lockheed Martin, Mead Johnson, Mercer, Spire Global, TransFast dan USABC. (hery)