31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Siswa SMPM 5 Surabaya Kenalkan Nama-Nama Bahan Bumbu ke Siswa Thailand

* Prihatin Naiknya Harga Bahan Kebutuhan Dapur

Siti Lutfiya, pengajar SMP Muhammadiyah 5 Surabaya sedang mengajarkan nama-nama bahan bumbu asli Indonesia kepada siswi ThailandSurabaya, KabarGress.com – Siswa SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya, mengenalkan nama-nama bahan bumbu asli Indonesia kepada siswa-siswi asal Thailand, Senin (14/3/2016). Seperti diketahui, sudah 3 tahun ini SMPM 5 Surabaya menjalankan program sister school dengan Pluakdaeng Pittayakom School Rayong Thailand. “Ada sepuluh siswa dari Thailand yang selama sepuluh hari akan belajar disini,” jelas Humas SMPM 5 Surabaya, Syafi’ur Rohman, kepada wartawan.

Siswa-siswi dari negeri Gajah Putih tersebut sudah berada di Indonesia sejak 11 Maret 2016. “SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya memang selama ini mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif, dalam mengajarkan siswanya untuk peka terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini. Termasuk masalah seputar terus naiknya harga bahan kebutuhan dapur hingga mencapai seratus persen,” terang Syafi, demikian biasa disapa.

Karena prihatin hal tersebut, maka saat menyambut sister school mereka dari Thailand, siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya mengenalkan pelajaran bahasa Indonesia tentang nama-nama bahan dapur asal Indonesia. Mengingat sejak jaman dulu dunia internasional sudah mengenal nusantara (Indonesia) sebagai pusat penghasil rempah-rempah.

“Adapun yang termasuk rempah-rempah antara lain bawang putih, bawang merah, merica, ketumbar, cabe dan lain-lain. Sejak jaman sebelum penjajahan, rempah-rempah merupakan komoditas yang paling diminati masyarakat dunia sehingga harganya mahal dan fluktuatif mengikuti dinamika pasar,” lanjutnya.

Siswi Thailand belajar nama-nama bumbu asli Indonesia di SMP Muhammadiyah 5 SurabayaKonon ketika tidak mampu membeli rempah-rempah, nenek moyang kita beralih menggunakan “Empon-Empon”, sejenis herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bumbu dapur asli Indonesia. Seperti jahe, kunyit, kencur, kunci, laos, polo, seledri, sereh, daun jeruk purut dan daun salam.

Selain aneka bahan rempah, siswa SMPM 5 Surabaya juga mengenalkan nama-nama jenis “Empon-Empon” kepada tamu sister school dari Thailand. “Artinya secara tidak langsung siswa telah mengenalkan kepada dunia internasional bahwa empon-empon merupakan alternatif bumbu dapur asli Nusantara/Indonesia,” tukas Syafi.

Selain sister school dengan Thailand, SMPM 5 Surabaya juga menjalin program sama dengan sekolah Philipina dan Korea Selatan. “Selain pertukaran siswa, ke depan kami juga ada program pertukaran guru. Jadi guru dari ketiga negara tersebut akan mengajar disini, sebaliknya guru kita juga akan mengajar disana. Mereka menyambut baik rencana ini bahkan minta secepatnya diwujudkan. Nah, pada grand launching gedung baru kita nanti rencananya akan dilakukan MoU terkait program pertukaran guru ini,” ujarnya.

Sementara itu, Siti Lutfiya, salah satu pengajar di SMPM 5 Surabaya, mengaku bangga dengan adanya program ini. “Para siswa dapat belajar banyak lewat program sister school ini, terutama soal kedisiplinan dan menumbuhkan rasa hormat kepada guru. Contohnya, kalau di Thailand semua murid masuk kelas lepas sepatu, hanya gurunya saja yang bersepatu. Ini salah satu wujud rasa hormat siswa kepada guru,” jelas Siti yang sudah 6 tahun mengajar di SMPM 5 Surabaya ini.

Bagaimana dengan seleksi program sister school ini, menurut Siti para siswa diseleksi awal terkait kesediaan mengikuti program ini. “Seleksi selanjutnya terutama kemampuan bahasa Inggris. Selain itu juga bakat dan minat siswa, misalnya dari siswa kita ada yang pandai tari remo, pintar beladiri, juga menyanyi,” imbuh alumni Universitas Negeri Surabaya ini. (ro)

Teks foto:

  • Siti Lutfiya, salah satu pengajar di SMPM 5 Surabaya, mengajarkan nama-nama bahan bumbu asli Indonesia kepada siswi Thailand.
  • Siswi Thailand sangat bersemangat belajar nama-nama bumbu asli Indonesia.