Pakde Karwo Resmikan Gedung IASS

Gubernur Jatim Dr H Soekarwo Memberikan Sambutan nya di Peresmian Gedung IASS di PP Sidogiri Pasuruan (2)Pasuruan, KabarGress.com – Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo dengan didampingi Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf meresmikan Gedung Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS), Jumat (11/3) siang. Peresmian gedung yang terletak di Jalan Raya Sidogiri KM. 1 Sungiwetan Pohjentrek Pasuruan ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan Gubernur Jatim Pakde Karwo.

Gedung IASS akan digunakan selain sebagai kantor sekretariat IASS, juga akan difungsikan sebagai tempat pemberdayaan para alumni, seperti pelatihan, seminar, dan lainnya.

Selain itu, balai diklat nantinya dijadikan juga sebagai tempat pendidikan dan pelatihan untuk memberdayakan para alumni santri Sidogiri. Pelatihan-pelatihan tersebut meliputi penigkatan potensi para alumni, seperti strategi dakwah dan pendidikan, pelatihan leadership, kewirausahaan dan lainnya.

Pada kesempatan itu, Pakde Karwo sapaan lekat Gubernur Jatim itu menawarkan konsep Balai Latihan Kerja (BLK) Plus untuk mengembangkan sumber daya manusia disertai dengan penguatan etika dan moralitas di Pondok Pesantren Sidogiri di hadapan para alumni santri Pondok Pesantren Sidogiri. Dalam hal ini, Ponpes Sidogiri telah menjadi bagian penting dalam pembangunan kesejahteraan Jatim.

Gubernur Jatim Dr H Soekarwo dan Wagub Jatim Drs Saifullah Yusuf Hadiri Peresmian Gedung IASS di PP Sidogiri Pasuruan (1)“Kalau pondok pesantren ini mau membangun BLK Plus, Pemprov Jatim akan membantu. Tentunya ini untuk kemajuan sumber daya manusia para santri,” ujarnya.

Ia mengatakan, BLK Plus dikembangkan untuk memperkuat keterampilan para santri dengan tetap mengedepankan pendidikan etika dan moralitas di dalamnya. Untuk itu, santri harus memiliki keterampilan yang bagus dilandasi dengan etika dan moralitas yang baik pula. Membangun kesejahteraan harus disertai dengan keterampilan “Mendidik keterampilan disertai dengan etika dan moralitas adalah hal yang penting. Tidak ada konsep apapun di dunia ini yang bisa meningkatkan kesejahteraan, jika etika dan moralitasnya tidak dibangun. Ketersediaan bahan baku, teknologi tinggu pun tidak menjamin kemajuan bangsa, jika etika dan moralitas tidak dibangun,” jelasnya.

Dijelaskannya, BLK Plus merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Jatim untuk meningkatkan kualitas SMK. Pemprov Jatim membuka SMK Mini untuk membekali para santri dengan keahlian dan ketrampilan. Untuk memastikan standar lulusan SMK Mini, Pemprov Jatim bekerjasama dengan pemerintah Jerman untuk melakukan standardisasi dan sertifikasi.

Ada Sembilan keterampilan pada BLK Plus diantaranya, teknologi dan rekayasa, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan, agrobisnis dan agroteknologi, perikanan dan kelautan, bisnis dan manajemen, dan pariwisata.

Dalam kesempatan ini juga hadir Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai wali anaknya yang menjadi santri di Ponpes Sidogiri, dan para Ulama Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Sidogiri. (hery)

Leave a Reply


*