31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Universitas Muhammadiyah Surabaya Gelar Festival Syukur Gerhana Matahari

UMS sholat gerhana matahari 2016Surabaya, KabarGress.com – Civitas Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya bersama masyarakat sekitar memeriahkan fenomena langka Gerhana Matahari Total (Germatot) dengan Pesta Gelembung dan Hiburan Panggung, di halaman kampus Jl. Sutorejo, No. 59. Surabaya 60113, Rabu (9/3/2016). Setelah melaksanakan sholat gerhana berjamaah, digelar Surabaya Morning Bubble (SMB), sebuah acara jalan-jalan bersama dengan menggunakan kostum putih dan sepanjang jalan menggunakan gelembung-gelembung sabun sebagai media untuk mengungkapkan rasa syukur.

UMS - Wakil Rektor, Dr. Mahsun Jayady, M.Ag dn Rektor, Dr. dr. SukadionoMenurut Ketua Pelaksana acara, Zainal Muttaqin, fenomena alam Germatot yang melintasi Indonesia pada hari ini diperkirakan telah mampu menyedot lebih dari 5 ribu wisatawan mancanegara (wisman) dari berbagai negara. Untuk menyaksikan peristiwa langka tersebut membutuhkan waktu selama 350 tahun berlangsung di tempat yang sama. Meskipun dilalui hanya setengah, perayaan gerhana matahari dirayakan civitas UM Surabaya bersama-sama masyarakat dengan berbagai agenda menarik.

Rektor UMS, Dr. dr. Sukadiono memberangkatkan jalan sehat Milad ke 32 UMS“Gerhana matahari kali ini bertepatan dengan hari milad (ulang tahun) kampus yang ke-32. Ini pertanda baik dan harus dimaknai secara positif dan optimis. Bentuk optimis tersebut kita wujudkan dengan beberapa acara hiburan. Dari jalan sehat dengan menggunakan gelembung sampai parade musik, teater dan hiburan lain,” jelasnya.

Rektor UM Surabaya, Dr. dr. Sukadiono, MM, memberikan potongan tumpengRektor UM Surabaya, Dr. dr. Sukadiono, MM, mengungkapkan hari ini adalah pembukaan agenda milad UM Surabaya. Ke depan akan ada agenda-agenda lain yang menyusul. Dari agenda hiburan, pameran, seminar dan agenda eduktif lain. “Gerhana matahari yang bertepatan dengan 9 Maret hari lahir UM Surabaya merupakan momentum spesial bagi kami. Mari manfaatkan momentum langka gerhana matahari sebagai momentum meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT. Berbagai tafsir yang beragam atas momentum langka tersebut tidak perlu diperdebatkan. Mari bersyukur dan bersyukur,” tandasnya. (ro)

Teks foto: Rangkaian kegiatan festival Syukur Gerhana Matahari di UM Surabaya, Rabu (9/3/2016).