31/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Masih Rendah

Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen Kanwil DJP Jatim I, Tatiek ArjaniSurabaya, KabarGress.com – Rendahnya pengetahuan dan pemikiran negatif masyarakat tentang pajak membuat masyarakat kurang peduli mengurus NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Selain itu, masih banyak masyarakat yang dianggap belum sadar akan manfaat pajak terhadap kesejahteraan suatu daerah.

Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen Kanwil DJP Jatim I, Tatiek Arjani, mengungkapkan, masyarakat masih belum mengetahui keuntungan yang mereka dapatkan jika mau mengurus NPWP. “Tanpa mereka sadari ada lini-lini keuntungan yang bisa dimanfaatkan karena hasil pajak. Sebagian besar pajak kan masuk ke APBN, berarti sebenarnya hasil pajaknya kan kembali untuk masyarakat lagi,” kata Tatiek, Rabu (2/3/2016).

“BPJS misalnya, itu kan contoh nyata hasil pajak yang selama ini ditarik dari masyarakat. Selain itu, dengan memiliki NPWP masyarakat bisa mengajukan kredit,” tambahnya.

Juga, masih menurut Tatiek, masih ada masyarakat yang mengurus NPWP hanya karena menuntut haknya saja tanpa mau melaksanakan kewajiban melaporkan keuangannya. “Di Medan saya pernah tahu sendiri, sopir-sopir ramai-ramai mengurus NPWP agar bisa mengkredit angkot. Tapi setelah itu mereka tidak ada yang lapor,” bebernya. “Artinya masih banyak orang yang tidak sadar untuk melaporkan penghasilannya,” lanjutnya.

Selain itu, minimnya partisipasi masyarakat untuk mengurus NPWP juga akibat dari persepsi negatif yang berkembang luas soal pajak. “Ada kesan kalau masyarakat itu masih tidak percaya kepada pemerintah dalam hal pembayaran pajak, akibat adanya dana-dana pajak yang diselewengkan oknum diblow-up besar-besaran,” kata Tatiek pula.

“Kadang pajak selalu dipersepsikan negatif. Masyarakat masih melihat pajak sebagai hal yang negatif,” pungkasnya. (ro)

Teks foto: Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen Kanwil DJP Jatim I, Tatiek Arjani.