22/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Gubernur Jatim Pakde Karwo Usul Prosentasi Bagi Hasil Pajak 30 %

gub jatim menerima kunker komisi XI DPR RI di Gedung Negaa  GrahadiSurabaya, KabarGress.com – Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo mengusulkan prosentasi bagi hasil pajak berimbang menjadi 30 %, karena tahun 2015 Jatim hanya menerima Rp1,5 triliun sedangkan DKI Jakarta Rp10 triliun lebih. Usulan itu diutarakan Gubernur Jatim Pakde Karwo ketika menerima kunker rombongan Komisi XI DPR-RI, di Gedung Grahadi Jl Gubernur Soeryo Surabaya, Jum’at (26/2)

Menurut Pakde Karwo, perlunya menguatkan kapasitas fiskal Jatim karena kontribusi Jatim terhadap ekonomi nasional besar, meningkatkan daya saing daerah dan optimalisasi potensi geografis dan demografis., serta menurunkan tingkat pengangguran terbuka dan pengentasan kemiskinan.

Pertemuan dengan Komisi XI DPR-RI ini, kata Pakde Karwo, sangat produktif karena membahas ketidak-adilan dalam perpajakan. “Pajak yang berkeadilan jangan sampai ada perusahaan yang bekerja di Jatim yang mendapat manfaat pajaknya DKI Jakarta karena kantor pusatnya berada di Jakarta,” jelasnya.

Selama ini pajak yang diselesaikan terutama pajak Badan yaitu pabriknya di Jatim, kantornya di Jakarta, dan bayar pajaknya di DKI Jakarta tahun 2015 mencapai Rp10 Triliun lebih. “Kita tidak minta seratus persen, tapi mengusulkan rasio harus lebih besar, selama ini hanya 20 % diharapkan bisa meningkat 30 %,” ujarnya.

Untuk itu, setelah pertemuan ini, akan dijadwalkan pertemuan dengan Menteri Keuangan dan Ditjen terkait untuk membuat sistem perpajakan yang berkadilan. Rombongan Komisi XI DPR RI yang dipimpin Ir. H Supriyatno mengadakan kunjungan kerja ke Jatim untuk menyerap aspirasi dan permasalahan dalam rangka membantu Jatim sehingga mempunyai Indeks Fiskal yang berkeadilan.

Komisi XI yang membidangi keuangan, perenanaan pembangunan, Bappenas, Lembaga pengadaan barang dan jasa selama di Jatim akan mengadakan pertemuan dengan Perusahaan Rokok di surabaya untuk menampung permasalahan tentang tembakau. (hery)