Warsito Dinilai Paling Layak Pimpin Partai Hanura Surabaya

Warsito Dinilai Paling Layak Pimpin Partai Hanura SurabayaSurabaya, KabarGress.com – Masa Bakti Kepengurusan Onny Philipus – Warsito, SE, di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura, Surabaya, bakal berakhir akhir Februari besuk. Agar kinerja Partai tetap berjalan Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto mendorong supaya bulan Februari dilaksanakan Musawarah Cabang ( Muscab), untuk memilih Ketua DPC Partai Hanura Surabaya.

Ketua DPC Partai Hanura Surabaya Onny Philipus, yang sedianya dimintai konfirmasi via Short Message Sistem (SMS) ke ponselnya  terkait kesiapannya melaksanakan Muscab,  sebagaimana harapan Wiranto, mengaku sibuk. “ Maaf untuk hari ini saya lagi repot. Besuk (Kamis) siang kita kontak2,” jawabnya, Rabu ( 27/1/2016).

Sekretaris DPC Partai Hanura Surabaya, Warsito, SE, ketika ditemui secara terpisah menerangkan untuk Muscab  menurut rencana akan di laksanakan pada Februari besuk, sesuai anjuran Ketum Partai Hanura,Wiranto. “ Masa Bakti kepengurusan DPC Partai Hanura Surabaya, sebetulnya akhir Februari, namun bisa saja Muscab dilaksanakan sebelum akhir Februari atau setelah awal Maret. Tapi, sampai sekarang saya masih belum dapat kepastian. Akan lebih baik soal itu ditanyakan ke DPD,” kata Warsito, Rabu (27/1/2016). Menurut Warsito, pemilihan Ketua DPC Surabaya itu nantinya akan dipilih 31 PAC, 2 dari DPD dan 1 dari Wanhat.

“ Mekanismenya seperti itu. Tetapi, Pak Wiranto melalui Pak Sholihin Syam Kepala Sekretariat DPP Partai Hanura menyarankan Pemilihan Ketua DPC Partai Hanura Surabaya agar dipilih secara aklamasi saja,” imbuh Sekretaris DPC Partai Hanura yang sukses  sebagai pengusaha forwadeng ini.

Meski belum ditentukan tanggal dan waktunya Muscab dilaksanakan, tetapi di internal jajaran DPC Partai Hanura Surabaya, mulai muncul beberapa figur yang dinilai layak memimpin Partai. Mereka, yang dinilai punya kapasitas untuk dicalonkan sebagai Ketua DPC Partai Hanura Surabaya Periode 2016 -2021 tersebut antara lain, Ketua DPC Partai Hanura Surabaya saat ini  yakni Onny Philipus, Sekretaris DPC Partai Surabaya Warsito, SE, Agus Santoso, dan Arief Sumartono, yang terakhir termasuk Whisnu Wardhana (WW), yang saat ini berada di Bappilu. Namun, dari lima figur tersebut kans paling kuat dipilih untuk dicalonkan sebagai Ketua DPC Partai Hanura, Surabaya adalah Warsito.

Said,Ketua PAC Partai Hanura Kecamatan Jambangan, saat dimintai penilaiannya siapa yang paling pantas dari lima figur itu untuk memimpin DPC Partai Hanura Surabaya, secara deplomatis menukas ; “ Saya kira, tiga orang itu semua pantas. Pak Onny, maupun Pak Warsito, punya kapasitas untuk memimpin partai,” ujar Said. Menurut Said, duet Onny –Warsito, faktanya pada Pileg 2014 kemarin Partai Hanura Surabaya sukses mendapat kursi di DPRD Kota Surabaya.

Artinya, baik Warsito maupun Onny Philipus kinerjanya dalam memimpin Partai track recordnya sudah bisa dilihat. Dan, tentunya jika mereka tetap bersatu memimpin DPC Partai Hanura, diprediksi pada Pileg 2019 bukan hanya tiga kursi yang bisa diperoleh di DPRD Kota Surabaya, tetapi bisa lebih. “ Dari segi suara, pileg 2014 itu Partai Hanura suaranya lebih banyak di banding Partai Golkar, tetapi perolehan suara partai Golkar memang cukup merata,” kata Said.

Pandangan sedikit berbeda dilontarkan Ketua PAC Kecamatan Wonokromo Ari Khauripan. Figur yang pimpin DPC Partai Hanura Surabaya Periode 2016 -2021 tandas Arie, harus sosok yang punya komitmen membesarkan partai kedepan, dan bisa membangun komunikasi secara baik, baik di internal partai maupun eksternal. “ Kemampuan komunikasi bisa mereduksi revalitas yang kemungkinan terjadi,” paparnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah Ketua DPD Partai Hanura Jatim, H.Kelana Aprilianto,SE, menegaskan bahwa sampai detik ini DPD masih belum melakukan rapat kerja membahas Muscab, serta melakukan penjaringan kandidat calon Ketua DPC Partai Hanura Surabaya.  “ Penjaringan bakal calon ketua DPC Hanura Surabaya masih akan dirapatkan minggu depan,” tegasnya. Yang pasti untuk penjaringan calon Ketua DPC Partai Hanura Surabaya, DPD tentu akan mengutamakan kader internal partai.

Karena tantangannya cukup besar sosok yang nantinya dipilih untuk memimpin DPC  Hanura Surabaya, bukan hanya mampu menjalin komunikasi dengan baik, tetapi juga punya kapabilitas,menata kelembagaan partai. Sebab, sistem kelembagaan partai yang solid akan mampu meningkatkan perolehan suara pada pileg 2019.  “ Tiga kursi DPRD Kota Surabaya, harus mampu di tambah. Masing –masing Dapil dari lima Dapil yang ada suaranya harus merata, dan tiap dapil ditargetkan 2 kursi bisa diraih,” pungkas Kelana. (hery)

Leave a Reply


*