28/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Kadin Optimis Jembatan Kenjeran Mampu Dongkrak Perekonomian

Surabaya, KabarGress.Com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya meyakini keberadaan jembatan Kenjeran yang saat ini tengah dikerjakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan mampu mendongkrak perekonomian di kawasan tersebut. Jembatan tersebut akan menjadi ikon baru kota Pahlawan yang mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Ketua Kadin Surabaya, Jamhadi mengatakan, jembatan yang menelan anggaran APBD Surabaya sebesar Rp200 miliar lebih itu akan membuat Surabaya menjadi layak disebut kota berkelas nasional. Ke depan, pihaknya meminta pada Pemkot Surabaya agar aktif mensosialisasikan ikon wisata baru ini pada wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara.

“Kenjeran ke depan harus bisa menjadi jujugan wisatan asing. Jika biasanya wisatawan Australia hanya mengunjungi Bali dan Banyuwangi, nantinya Kenjeran di Surabaya harus masuk dalam daftar tujuan wisata mereka,” katanya.

Direktur Utama PT Tata Bumi Raya ini menambahkan, Pemkot harus menggandeng pelaku usaha agen perjalanan untuk mempromosikan jembatan Kenjeran. Jembatan ini merupakan ikon wisata bahari dan ini masih tergolong baru di Surabaya.

“Masyarakat setempat bisa memanfaatkan ikon wisata ini untuk membuka usaha. Nah, tentu ini akan mampu menggerakkan perekonomian yang  ada disana,” terangnya.

Sementara itu, kemegahan jembatan  Kenjeran sudah mulai tampak setelah hampir satu tahun digarap. Bentuk fisik jembatan yang menghubungkan wilayah Sukolilo Lor ke pantai Kenjeran, sebelum Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran itu, sudah tersambung.

Beberapa warga yang berada di sekitar proyek, juga sudah mengaku tak sabar ingin jembatan itu segera dibuka. “Gapuranya sudah jadi, aspal diatas jembatan juga sudah jadi, pagarnya juga bagus sekali. Tapi kan belum boleh masuk,” kata warga kampung Sukolilo Lor, Hasan.

Sedangkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya, Erna Purnawati menargetkan akhir tahun ini pembangunan fisik sudah selesai. Saat ini, yang tengah diselesaikan adalah ornamen berupa air mancur. Air mancur yang ditampilkan ini disiapkan sebagai ikon jembatan dengan tinggi 90 meter.

Air mancur ini dilengkapi dengan permainan sinar lampu, hingga mampu memberi pemandangan indah. Tak hanya itu, air mancur ini akan menari dengan iringan musik dan lagu khas Surabaya. Seperti Surabaya, Rek Ayo Rek, dan Sparkling Surabaya. “Mungkin pertengahan tahun depan jembatan ini siap beroperasi,” tambahnya. (tur)