22/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Pakde Karwo Raih Piala Wahana Tata Nugraha Wiratama Kencana

Gubernur Jatim beserta menerima  trophy Wahana Tata Nugraha Wiratama Kencana dari Presiden RI, Joko Widodo di Jakarta 3-800x587Jakarta, KabarGress.com – Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo kembali meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) untuk kali kelima berturut-turut sehingga karena keberhasilan tersebut Presiden RI, Ir. Joko Widodo memberikan penghargaan berupa Piala Wahana Tata Nugraha Wiratama Kencana. Jawa Timur menjadi Provinsi pertama di Indonesia yang menerima Wahana Tata Nugraha Wiratama Kencana. Piala tersebut diserahkan di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (23/12).

Penghargaan WTN adalah penghargaan yang diberikan Presiden Republik Indonesia kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota sebagai perwujudan pembinaan pemerintah dalam menata transportasi perkotaan. WTN bertujuan untuk sebagai sarana untuk mendorong dan memotivasi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penyelenggaraan transportasi perkotaan yang selamat, tertib, lancar, efisien, handal dan berkelanjutan. Lebih ringkasnya adalah pemerintah mendorong terwujudnya budaya tertib lalu lintas dan angkutan di Kabupaten/Kota.

Selain Jawa Timur, Provinsi lain yang memperoleh WTN Wiratama tanpa predikat Kencana adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Jogjakarta, Sumatera Selatan, Riau dan Kalimantan Timur. Sementara itu pada tahun 2015, Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang mengikuti  Penghargaan WTN sebanyak 31 Kabupaten/Kota. Akan tetapi setelah dilakukan seleksi Tahap I dan II oleh Panitia Provinsi dan Nasional jumlah peserta yang lolos sebanyak 27 Kabupaten/Kota.

Sementara untuk tingkat penerimaannya, dibandingkan tahun 2014, kabupaten/kota di Jawa Timur yang menerima penghargaan WTN kali ini mengalami peningkatan jumlahnya. Jika tahun 2014 berjumlah 24 kabupaten/kota, pada tahun 2015 mengalami peningkatan yakni sebanyak 27 Kabupaten/Kota dengan rincian Kota Penerima Plakat WTN Tahun 2015 Kab. Sidoarjo (kategori sedang), Kab. Pasuruan (kategori sedang), Kab. Bojonegoro (kategori kecil), Kab. Lamongan (kategori kecil) , Kab. Gresik (kategori kecil), Kab. Ngawi (kategori kecil), Kab. Mojokerto (kategori kecil) dan Kab. nganjuk (kategori kecil).

Selain itu, ada beberapa Kab/Kota penerima Piala Wahana Tata Nugraha Kategori Lalu Lintas Tahun 2015 yakni Kota Surabaya(kota meteropolitan),  Kota Malang (besar), Kota Mojokerto (sedang), Kab. Malang (sedang), Kota Blitar (sedang), Kota Pasuruan (sedang), Kab. Jember (sedang), Kota Kediri (sedang), Kab. Jombang (sedang), Kab. Banyuwangi (sedang) , Kab. Tulungagung (kecil), Kab. Tuban (kecil), Kab Lumajang (kecil),  Kab. Magetan (kecil),  Kab Trenggalek (kecil), Kab. Pacitan (kecil), Kab. Blitar (kecil), dan Kab Situbondo (kecil). Sedangkan Kota  Penerima Piala  WTN  Tahun 2015 diraih Kota Probolinggo (sedang).

Penghargaan ini diberikan setiap tahun. Penilaian dilakukan atas kategori kota metropolitan, kota besar, kota sedang, dan kota kecil. Aspek penataan transportasi yang berkelanjutan, dan berbasis kepentingan publik dan ramah lingkungan mendapat pertimbangan terbesar dalam penilaiannya. Dan juga kemampuan daerah dan peran serta masyarakatnya dalam meningkatkan penyelenggaraan kinerja sistem transportasi perkotaan dalam terciptanya sistem lalu lintas dan angkutan kota yang tertib, lancar , selamat, aman , efisien, berkelanjutan dan menjamin ekuitas hak pengguna.

Sementara itu, Pakde Karwo menyampaikan, bahwa dengan diraihnya penghargaan bidang transportasi dan kelalu-lintasan ini membuktikan bahwa masyarakat Jawa Timur tertib berlalu lintas dan pemerintah peduli terhadap transportasi. “Harus diakui bahwa transportasi merupakan pelayanan dasar kepada masyarakat, setelah pangan, sandang, papan, pendidikan dan kesehatan,” lanjut Pakde Karwo.

Pakde Karwo menyampaikan rasa bangga atas diterimanya penghargaan tersebut. Penerimaan penghargaan tersebut berkat kepedulian dan partisipasi masyarakat Jawa Timur dalam keikutsertaannya membangun daerah bersama-sama, khususnya dalam menata transportasi dan lalu lintas menjadi kata kunci sebuah keberhasilan. “Dan itu terjawab dengan diterimanya penghargaan seperti kali ini. Dan kami sangat berterima kasih terhadap pemerintah pusat,” katanya.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo dalam pidatonya menekankan bahwa setiap Pemerintah Daerah harus membangun transportasi umum yang disenangi oleh masyarakat. Artinya, transportasi public yang dihadirkan pemerintah harus sesuai dengan keinginan masyarakat, bukan terpaksa menggunakannya. “Pembangunan nasional erat kaitannya dengan sarana dan transportasi publik. Pembangunan transportasi public berbanding lurus dengan kesejahteraan dan demokrasi bangsa,” ungkapnya.

Selain itu ia berpesan agar Pemprov Jawa Timur sudah memikirkan transportasi yang ada di Surabaya, salah satunya Mass Rapid Transit  (MRT) atau Moda Raya Terpadu. “MRT kedepan dibutuhkan Surabaya dan Jawa Timur untukalur transportasi yang memadai bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang samaDirektur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Djoko Sasono memuji kinerja Pemprov Jawa Timur. Jawa Timur bisa hebat akibat dari kepemimpinan yang hebat juga.

”Jawa Timur hebat, sehingga pantas memperoleh WTN Wiratama lima tahun berturut-turu. Jawa Timur merupakan provinsi yang punya komitmen khusus bagi pembangunan infrastuktur. Hal itu disebabkan kepemimpinan Pakde Karwo serta perangkat kerjanya sadar bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan nomor satu,” ujarnya. (hery)