24/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Puncak Program “Menanam Trembesi 1.350 KM Merak – Banyuwangi”, Dimeriahkan Cakra Khan dan Fitri Carlina

Cakra Khan dan Fitri Carlina ikut menanam pohon TrembesiBanyuwangi, KabarGress.Com – Pada hari kedua acara puncak program “Menanam Trembesi 1.350 KM Merak – Banyuwangi”, Kamis, 17 Desember 2015, diisi dengan seremoni  penanama Trembesi yang dihadiri  oleh Drs. Zarkasi, M.Si selaku Pj Bupati  Banyuwangi, dan dimeriahkan oleh Cakra Khan serta artis asal Banyuwangi Fitri Carlina.

Dalam acara yang berlangsung Taman Blambangan atau alun-alun Kabupaten Banyuwangi itu, selain  melakukan penanaman, ketiganya  juga menyerahkan bantuan 2.400  bibit Trembesi dan bibit buah mangga  serta alat tanam dari Djarum Foundation kepada 24 Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi.

“SuatukebanggaanbagisayasudahdipercayaolehDjaru Foundation dalam program Djarum Trees For Life. Apalagi di kota  kelahiran saya sendiri, yaitu  Banyuwangiyangsekaligu kota terakhir dari program Menanam  trembesi 1.350 KM Merak – Banyuwangi. Untuk itu saya ingin mengajak seluruh saudara-saudara  saya, warga Banyuwangi untuk lebih  cinta lingkungan dan bergerak  aktif dalam pelestarian lingkungan dengan cara menanam pohon untuk masa  depan yang lebih baik,” ujar Fitri Carlina.

Sementara  itu  Cakra  Khan  juga  mengungkapkan  semangatnya  bergabung  dalam  program  ini. “Very  excited  karena  saya  merasa  event  ini  sebagai  sebuah  kampanye  sekaligus  ajakan  kepada masyarakat  akan  pentingnya  penghijauan  di  negeri  tercinta  ini.  terlebih  setelah  kejadian kebakaran  hutan  akhir-akhir  ini.  Dan  pohon  Trembesi  sebagai  pohon  peneduh  yang  cepat tumbuh  besar  akan  menjadi  banyak  manfaat  untuk  kita  terutama  sebagai  salah  satu  pohon penyerap karbon dioksida terbesar,” kata Cakra Khan.

Sebanyak  41.758  pohon  Trembesi  telah  tertanam  sejak  2010 hingga 2015 dalam program  Menanam  Trembesi 1.350  KM  Merak  –  Banyuwangi.

Selama  tahun  2010,  Djarum  Trees  For  Life  telah  berhasil  menyelesaikan  tahap  pertama penanaman  pohon  Trembesi  di  jalur  Pantur  Jawa  Tengah  dengan  menanam  sebanyak  3.410 Trembesi di sepanjang Kudus – Semarang.

Pada  tahun  2011,  penanaman  dilanjutkan  di  sepanjang  Semarang  –  pekalongan  dengan  menanam 2.309 Trembesi dan 4.261 Trembesi di sepanjang Pekalongan – Losari pada tahun 2012.

Di  tahun  2013  turus  Losari  –  Jakarta  dihijaukan  dengan  6.679  dan  1.765  untuk  turus  Jakarta  – Merak.

Pada  tahun 2014 penanaman dimulai kembali  dari kota  Kudus menuju wilayah timur Pulau Jawa. 13.233 Trembesi ditanam di jalur Pantura Kudus – Surabaya.

Sementara  sepanjang  tahun  2015  ini  penanaman  dilanjutkan  dengan  menanam  9.741  Trembesi untuk turus Surabaya hingga Banyuwangi.

Tidak  hanya  melakukan  penanaman,  Djarum  Foundation  juga  melakukan  perawatan  selama  3 tahun  lamanya  terhadap  seluruh  pohon  Trembesi  yang  telah  tertanam  di  sepanjang  1.350  Merak –  Banyuwangi.

Kini  Trembesi  di  turus  Kudus  –  Semarang  yang  telah  berusia  6  tahun  mulai membentuk  kanopi  rindang.  Tak  jarang  para  pengguna  jalan  berhenti  untuk  berteduh. Mereka bahkan  turut  menjaga  Trembesi  yang  telah  ditanam  dan  menginformasikan  kepada  Djarum Foundation  jika  ada  Trembesi  tumbang  karena  tertabrak  kendaraan  misalnya,  sehingga  dapat segera  diganti  dengan  trembesi  baru.

“Di  setiap  pembangunan  ekonomi  selalu  ada  resikonya,  antara  lain  rusak  dan  merosotnya kualitas  lingkungan  serta  kehidupan  sosial.  Komitmen  Djarum  Foundation  melalui  program Djarum  Trees  For  Life  adalah  memperbaiki  kualitas  lingkungan  hidup  dan  juga  sosial,” ungkap Chairman Djarum Foundation, Suwarno M. Serad.

Jalur  Pantai  Utara  dipilih  karena  merupakan  jalur  utama  bagi  pengendara  antarkota  di  Pulau Jawa.  Tanah  yang  gersang,  udara  panas  serta  tingkat  polusi  yang  tinggi  menjadi  faktor  utama penanaman Trembesi dilakukan di sepanjang jalur ini.

Pohon  Trembesi  yang  ditanam  dan  dirawat  oleh  Djarum  Trees  For  Life  di  sepanjang  jalur  ini, kelak  diharapkan  akan  mampu  menjadikan  jalur  Pantura  Pulau  Jawa  teduh  sekaligus  berfungsi menyerap 1 juta ton gas CO2 setiap tahunnya.

Trembesi yang  ditanam    pada  program    ini  diambil    dari  Pusat  Pembibitan   Tanaman  (PPT)  yang juga  didirikan  dan  dikelola  oleh  Djarum  Foundation. (ro)

Teks foto: Drs. Zarkasi, M.Si selaku Pj Bupati  Banyuwangi, Cakra Khan serta artis asal Banyuwangi Fitri Carlina, saat menanam pohon Trembesi.