22/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Jelang Pemilihan Ketua, ITS Bergejolak

Jelang Pemilihan Ketua, ITS BergejolakSurabaya, KabarGress.Com – Menjelang kongres pemilihan Ketua Ikatan Alummi (IKA) ITS Surabaya ke 6 dilakukan pada 18-20 Desember 2015, mendapatkan protes serta kritik tajam dari kalangan alumni muda ITS. Pasalnya, pelaksanaan kongres terkesan dipaksakan untuk kepentingan beberapa orang saja.

Kalangan Alumni ITS yang mengatasnamakan Komunitas Jaringan Alumni Muda ITS atau disingkat “JAMU-ITS“. Mempertanyakan pelaksanaan kongres pemilihan ketua periode 2016-2019 ini jadwal pelaksanaan kongres untuk pemilihan Ketua IKA-ITS, terkesan terlalu dipaksakan dan mengandung unsur kepetingan.

“Waktunya sangat mendadak dan persoalan ini sudah kami komunikasikan juga ke teman-teman alumni ITS yang lain,“ kata Hanif, pada rapat pertemuan alumni ITS di rumah salah satu alumni di daerah Wonokromo Surabaya, Kamis (17/12/2015).

Adanya kepentingan pribadi dan kelompok terlihat ketidakjelasan unsur panitia pelaksana namun dengan tiba-tiba menentukan jadwal serta waktu pelaksanaannya.

“Kami mensinyalir ada kepentingan pribadi dan kelompok tertentu yang terlalu memaksakan diri agar kongres IKA-ITS ini digelar dalam waktu dekat. Panitia kongresnya belum jelas juntrungnya, kok kongres akan digelar,“ ujar Hanif, alumni jurusan Teknik Fisika-ITS ’92.

Pertanyaan yang sama juga disampaikan Alumni ITS lainnya, Gunardi dari jurusan Statistika-ITS ’90 yang juga menyatakan keheranannya. Menurutnya, selain kepanitiaan masih cukup banyak persyaratan yang belum terpenuhi untuk digelarnya kongres pemilihan ketua IKA-ITS. Diantaranya masalah sosialisasi calon dan tentang sistem pemilihan yang akan digunakan.

Demikian halnya yang disampaikan Gunawan, alumni ITS dari jurusan teknik sipil yang tinggal di kota Gresik Jawa Timur. “Siapa saja yang akan mencalonkan sebagai ketua IKA-ITS yang akan datang, kami belum tahu. Setidaknya kalau tahu siapa saja kandidatnya, kami bisa bantu ikut sosialisasikan ke teman alumni ITS yang lain,“ kata Gunawan yang ikut dalam pertemuan semalam.

Sementara Saiful Pesink, alumni senior yang juga Pengurus Pusat IKA-ITS, sebagai tuan rumah dalam pertemuan tersebut menyatakan, bahwa sebetulnya momentum kongres untuk pemilihan Ketua IKA-ITS seperti ini bisa dijadikan momentum untuk pembelajaran proses demokrasi yang benar, terutama kepada para alumni muda. Dan juga sebagai suatu entitas intelektual, kita juga bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat di luar kampus.

“Keresahan dan sikap kritis dari teman-teman alumni ini akan segera saya sampaikan ke presidium IKA-ITS. Dan saya berharap mendapat sambutan yang cukup positif. Sudah sepantasnya kita memberikan ruang kepada yang muda,“ tegas Cak Saiful, nama panggilan alumni Teknik Sipil-ITS ’79 ini.

Dalam pertemuan yang dihadiri juga oleh beberapa alumni ITS dari DKI Jakarta tersebut. Terinformasikan, bahwa beberapa kandidat yang akan maju diantaranya Ir, Sutopo Kristanto (Dirut PT. Jaya Konstruksi), Dr, Ir, Dwi Soetjipto, MM (Dirut PT. Pertamina). (tur)