25/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Sambut Hari Nusantara, PLN Distribusi Jatim Gelar Festival Bakar Bandeng Mangrove

Festival Bandeng MangroveSurabaya, KabarGress.Com – Dalam rangka menyambut Hari Nusantara 2015, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Distribusi Jawa Timur menggelar event tahunan unik “Festival Bakar Bandeng Mangrove”, dipusatkan di Gunung Anyar Tambak, Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, Minggu (13/12/2015).

Manager Bidang Komunikasi, Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jatim, G. Wisnu Yulianto, mengungkapkan Festival Bakar Bandeng Mangrove (FBBM) adalah event tahunan guna lebih mempromosikan Gunung Anyar Tambak sebagai kawasan wisata, baik kuliner, edukasi serta sadar lingkungan.

FBBM tahun ini diadakan bersamaan dengan memperingati Hari Nusantara. Rangkaian acara Festival Bakar Bandeng Mangrove yang telah disusun bertujuan untuk melestarikan budaya asli Jawa Timur seperti pementasan Reog Singo Mangkujoyo dan Ludruk Lakon Sawunggaling yang telah dipentaskan Sabtu (12/12/2015), serta meningkatkan kesehatan dan kesadaran lingkungan melalui kegiatan bakti sosial pemeriksaan gigi bekerjasama dengan Persatuan Dokter Gigi Jawa Timur dan apresiasi kepada Bank Sampah.

“Kegiatan ini wujud nyata PLN Distribusi Jatim melaksanakan program berkelanjutan Bina Desa. Dimana gol besarnya adalah kesejahteraan masyarakat yang mandiri. Dengan beberapa program berkelanjutan di Gunung Anyar Tambak ini, PLN Distribusi Jatim akan fokus membina Gunung Anyar Tambak agar dapat memaksimalkan potensi alam dan sumber daya manusianya,” terangnya.

Penyerahan simbolis CSR PT PLNLebih jauh, Wisnu menuturkan pada 2010 telah dilakukan penanaman 6.000 bibit mangrove, ditambah 6.000 bibit lagi di 2011. Mulai 2015 hingga 2017, ada beberapa program yang sedang berjalan seperti Kawasan Edukasi, Kawasan Nelayan Urban, Wisata Mangrove dan penambahan fasilitas penunjang di lokasi tersebut.

Untuk tahun ini, pelaksanaan acara puncak Hari Nusantara dipusatkan di Banda Aceh. Kementerian ESDM telah ditetapkan sebagai Panitia Pelaksana dan PT PLN (Persero) ditunjuk sebagai koordinator bidang Bina Desa. PLN berpartisipasi membina 3 desa dan sudah dilaporkan ke Panitia Nasional antara lain Desa Lamteh, Aceh Besar – Aceh, Desa Semongkat, Sumbawa Besar – NTB, serta Desa Gunung Anyar, Surabaya – Jawa Timur.

Kegiatan dalam rangka Hari Nusantara antara lain pameran dan seminar pada 9 perguruan tinggi berbasis kemaritiman, dimulai dari timur dan berakhir di barat Indonesia dan seminar internasional, bakti sosial, gerakan bersih pantai, olahraga bahari dan perlombaan, pemberian penghargaan, sailing pass dan parade kapal dari Jakarta dan berakhir di Banda Aceh.

Adapun tujuan Hari Nusantara antara lain merubah mindset bangsa Indonesia mengenai kemaritiman dan kelautan, menjadikan bidang kelautan sebagai arus utama pembangunan nasional, menghasilkan model pembangunan berintegrasi bagi kepulauan terluar dan atau terpencil berbasis laut serta mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mampu mengelola potensi sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat dan disegani dunia.

Ribuan tusuk ikan Bandeng tampak dibakar sebagai tanda dimulainya Festival Bakar Bandeng Mangrove di Surabaya. Warga Gunung Anyar Tambak berduyun-duyun menghadiri acara serta ikut menikmati lezatnya ikan bakar.

Ada sekitar 1.300 tusuk atau 2 kwintal 60 kilogram ikan bandeng hasil tangkapan dan budidaya warga di kampung Gunung Anyar Tambak yang berprofesi sebagai nelayan. Bandeng – bandeng tersebut dimasak lalu dibagikan kepada masyarakat  dan tamu undangan di Festival Bandeng Mangrove.

“Mohon ibu-ibu dan undangan tidak membawa pulang ikan bandengnya. Silakan makan sekenyang-kenyangnya disini asalkan jangan dibawa pulang agar semua menikmati,” teriak salah satu panitia. (ro)