01/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Dispora Bangun 30 Lapangan Olahraga, Dalam Kurun Waktu Setahun

Surabaya, KabarGress.Com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya memiliki komitmen tinggi untuk membangun fasilitas olahraga di Kota Pahlawan. Diantaranya pembangunan lapangan futsal, lapangan bola voli, lapangan buku tangkis, lapangan bola basket. Termasuk, penyelesaian lapangan soft ball dan hockey di Jalan Dharma Husada. Juga pembangunan sirkuit balap di kawasan Gelora Bung Tomo.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kota Surabaya, M Afghani Wardhana mengatakan, dalam setahun, pihaknya bisa membangun lebih dari 30 fasilitas olahraga. Dijelaskan Afghani, pembangunan fasilitas olahraga tersebut merupakan usulan warga yang dijaring melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Musrenbang) Kota Surabaya maupun dari aspirasi non Musrenbang.

“Selama sesuai prosedur dan mekanisme yang benar, setiap pengajuan dari masyarakat akan langsung kami proses. Tentunya ada skala prioritas karena itu pengerjaannya gantian. Dan tentunya menyesuaikan keuangan. Alhamdulillah untuk tahun ini terlaksana dan cepat selesai, tidak ada yang gagal,” tegas Afghani.

Untuk tahun 2015 ini, Dispora telah membangun 27 lapangan futsal, 13 lapangan bola voli, delapan lapangan basket, tiga wall climbing (panjat tembok/tebing), dua lapangan bulu tangkis, satu lapangan tenis lapangan. Juga ada perbaikan tujuh lapangan sepak bola. “Sejak Juni 2015 lalu, kami sudah memiliki UPTD yang mengelola lapangan tersebut,” sambung mantan Sekwan DPRD Surabaya.

Kepala Bidang Olahraga dan Prestasi Dispora Kota Surabaya, Eddy Santoso mengatakan, untuk tahun 2016, Dispora akan kembali membangun lapangan futsal baru juga memperbaiki lapangan futsal lama. Diantaranya di kawasan Sentra Ikan Bulak, Colombo, Ronggolawe dan juga Pondok Benowo Indah. Ada lapangan yang beralaskan rumput sintetis, ada juga yang dibuat cor-coran. “Harapannya, di setiap kelurahan ada lapangan futsal. Bila di satu kelurahan ada dua lapangan juga tidak masalah. Sehingga anak-anak bisa rutin berolahraga dan tidak berpikir untuk melakukan hal-hal negatif karena lelah berolahraga,” jelas Eddy.

Untuk tahun 2016, Eddy menyebut Dispora juga akan fokus menyelesaikan pengerjaan lapangan soft ball di Jalan Dharmawangsa. Termasuk juga pengerjaan jogging track. Tahun ini, pengerjaannya sudah sekitar 90 persen. Dispora akan melakukan lelang untuk finishing pengerjaan lapangan tersebut. “Targetnya pertengahan tahun depan sudah selesai. Sekarang sudah bisa dipakai untuk lempar bola. Harapan kami, lapangan soft ball ini bisa dipakai untuk Asian Games 2018,” jelas pria yang hobi sepak bola ini.

Tidak hanya itu, Dispora juga segera memulai pengerjaan sirkuit balap internasional di kawasan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Lintasan balap sepanjang 1100 meter berkelok-kelok itu pengerjaannya direncanakan akan dimulai tahun depan dan ditargetkan selesai pada 2018. Berdasarkan hitungan konsultan, total butuh Rp192 miliar untuk total pembangunan. Proyek ini akan dikerjakan bertahap.

Nah, saat ini, Pemkot Surabaya telah menyelesaikan Detail Engineering Design (DED) nya.  Tidak hanya pembangunan sirkuit, tetapi juga pembangunan tribun dan kantor ofisial pembalap. “Konstruksinya standar internasional. Ini kami terus berkonsultasi dengan pihak IMI (Ikatan Motor Indonesia),” jelas Eddy.

Sebagai rangkaian pengerjaan sirkuit di kawasan GBT tersebut, target pertama Pemkot adalah mengerjakan lintasan drag race. Targetnya, awal tahun depan sudah ada pengerjaan. Jalur lurus sepanjang 400 meter itu akan dibangun selebar 30 meter dengan rincian 20 meter untuk lintasan balap dan lima meter di sisi kanan kiri lintasan sebagai antisipasi pembalap ketika terjatuh. “Mulai pekan depan, proses pengurukan pertama akan dimulai. Dananya menggunakan uang perubahan anggaran keuangan (PAK) Rp2,7 miliar,” sambung pria berkumis ini. (tur)