31/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Si Putri Malu yang Ampuh Tangkal Infeksi

Jovianto R Soenarjo dan Ekstrak Putri Malu yang DitelitiSurabaya, KabarGress.com – Kekayaan alam Indonesia yang tidak ada habisnya membuat penelitian demi penelitian baru terus bermunculan. Berawal dari sebuah jurnal yang menyatakan efek meningkatkan kekebalan tubuh dari tanaman putri malu, Jovianto Renaldo Soenarjo, tertarik meneliti lebih dalam mengenai efek ekstrak tanaman putri malu terhadap jumlah sel makrofag dan neutrofil.

Memilih judul skripsi ‘Effect of Ethanolic Extract of Mimosa Pudica L. Herbs on Total Macrophages and Neutrophils in Staphylococcus Aureus-Inducced Wistar Rat’ menghantarkan mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (FF UKWMS) meraih predikat Akademik Terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.60.

Sel makrofag dan neutrofil merupakan sel yang muncul ketika terjadi infeksi dan dapat dikatakan, sel-sel ini merupakan pertahanan pertama tubuh manusia terhadap infeksi. Dibimbing oleh Wahyu Dewi Tamayanti, M.Sc, Apt dan Lisa Soegianto, S.Si, M.Sc, Apt, pria kelahiran tahun 1993 ini berfokus meneliti perubahan jumlah sel makrofag dan neutrofil setelah tikus yang menjadi objek penelitiannya diberikan ekstrak putri malu dan diinduksi bakteri Staphylococcus Aureus.

“Dengan semakin bertambahnya sel makrofag dan neutrofil maka diharapkan terjadi peningkatan respon imun, sehingga ketika terjadi infeksi, respon imun yang cukup tinggi ini mampu melawan infeksi tersebut,” ujar Jovianto yang memiliki hobi otomotif ini.

Setelah memberikan beberapa macam perlakuan, Jovianto memang menemukan peningkatan jumlah sel-sel makrofag dan neutrofil pada tubuh tikus tersebut. Dari hasil tersebut ia berharap skripsinya bisa terus dikembangkan hingga menjadi produk yang dapat diproduksi secara massal.

“Memang sudah banyak penelitian terhadap berbagai manfaat tumbuhan yang ada di Indonesia seperti kunyit, kulit manggis, dan bunga rosella, tapi dari penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai manfaat tumbuhan lain seperti putri malu,” tutur Jovianto yang tengah sibuk melanjutkan studi profesi apoteker agar dapat masuk dunia industri ke depannya. (ro)