01/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Gubernur Restui Madura Jadi Provinsi

  • Asal Demi Kesejahteraan dan Syiar Islam,

Gubernur Jatim Soekarwo bersama Ketua P3M Achmad Zaini dan tokoh masyarakat dan tokoh agama  Madura foto bersama seusai membahas soal Provinsi Madura di GrahadiSurabaya, KabarGress.com – Gubernur Jawa Timur, H Soekarwo merestui Madura menjadi Provinsi asalkan memenuhi persyaratan. Yakni, niatnya yang penting untuk kesejahteraan masyarakat dan mempertahankan ciri khas masyarakat Madura yaitu nilai-nilai budaya syiar Islam.

Syarat kedua, terbentuknya Provinsi harus terdiri dari lima kab/kota, karena Madura masih terdiri dari empat kabupaten yaitu Bangkalan, Sampang, Sumenep, dan Pemekasan, maka salah satu kabupaten harus ada pengembangan daerah (kabupaten dan kota).

Pakde Karwo saat menerima Panitia Persiapan Provinsi Madura (P3M) yang diketuai H. Achmad Zaini, di Gedung Negara Grahadi, Minggu (8/11/2015) siang mengatakan, keinginan Madura untuk mengembangkan diri menjadi Provinsi itu merupakan hak masyarakat Madura. Tetapi ada UU 23 tahun 2014 tentang Otoda yang harus dilalui. Kalau semua syarat/aturan yang berlaku sudah dipenuhi dan DPRD setuju, konsepnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik, serta mempercepat berbagai pembangunan, maka proses bisa dilanjutkan.

“Saya respek terhadap niat itu dan patut didorong, asal konsepnya meningkatkan kesejahteraan dan menjaga kekhasan budaya masyarakat Madura, yang penting jangan sampai ada konflik politik,” pesannya melalui siaran pers Humas Setdaprov.

Gubernur Jatim Soekarwo bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama  se Madura membahas soal Provinsi Madura di GrahadiPakde Karwo juga wanti-wanti, agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan Madura. P3M pimpinan H. Ahmad Zaini, MA dan P4M pimpinan M. Sale Farhat harus berbuat untuk menjadi satu, jangan menjadi kegiatan politisasi, justru harus fokus menjadi tekad bersama dan diselesaikan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan dan kekhasan Madura.

Menurut Pakde, ada beberapa hal yang harus dikaji secara akademis dan ditata kembali, termasuk infrastruktur jalan, rencana tata kota, persetujuan DPRD, Bupati. “Semua harus dijalankan dengan niat baik, maka harus menjaga silaturahmi jangan sampai ada perpecahan,” tambahnya.

Ketua Panitia Persiapan Provinsi Madura (P3M), H. Achmad Zaini mengatakan, Pakde Karwo merupakan Gubernur Jatim yang pertama kali memberikan restu Madura berkembang menjadi Provinsi.

Aspirasi yang disampaikan P3M ada tiga hal, yaitu membentuk Provinsi Madura, Membentuk Bank Syariah Madura dan Trunojoyo diakui sebagai pahlawan nasional.

“Pak Gubernur sudah memberikan arahan, dan kami akan patuh pada aturan dan mekanisme yang ada. Saya atas nama P3M mengucapkan terima kasih kepada Gubernur yang mendukung Madura menjadi Provinsi. Hal ini akan kami sampaikan kepada seluruh masyarakat khususnya di Madura,” ujarnya. (hery)