01/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Kantor dan Ijin Kemenag Jadi Indikator Resmi Tidaknya Biro Travel Umroh dan Haji

JpegSurabaya, KabarGress.Com – Keberadaan kantor dan kelengkapan ijin yang dikeluarkan Kementerian Agama Republik Indonesia, menjadi indikator utama apakah sebuah biro travel umroh dan haji itu resmi atau hanyalah abal-abal. “Ini yang bisa dijadikan patokan apakah resmi atau hanya abal-abal,” ungkap Hj. Sri Ummu Habibah owner PT Trijaya Nusantara, di sela-sela acara penutupan Pameran Haji & Umroh “Rindu Ka’bah Umrah Hajj Muslim Lifestyle Exhibition”, di Grand City Surabaya, Minggu (1/11/2015).

Seperti diketahui bersama, Pameran Haji & Umroh “Rindu Ka’bah Umrah Hajj Muslim Lifestyle Exhibition”, telah berlangsung sejak 28 Oktober dan ditutup hari ini. Diikuti 10 biro travel; 1. Travel Persada Indonesia, 2. Al Madinah ACi, 3. Ebad Wisata, 4. Andalus, 5. Al Madinah Mutiara Sunnah, 6. Wahana Sabiq, 7. Namiroh, 8. BCA Travel, 9. Arofah Mina, 10. Nur Haromain.

“Untuk semua travel umroh dan haji peserta pameran yang kami selenggarakan ini benar-benar memiliki kelengkapan ijin serta kantor yang jelas,” jelas Sri yang didampingi ketua panitia pelaksana pameran, Hj. Naafila Astri Suaris.

Menurutnya, masyarakat yang berniat menjalankan ibadah umroh maupun haji, diharap berhati-hati. Pihaknya merasa prihatin yang sangat mendalam terhadap para calon jamah haji dan umroh yang tertipu, juga memunculkan rasa kekhawatirannya terhadap keberadaan travel yang benar dan bersih kemudian dicemarkan dan dirusak para penipu yang tidak bertanggungjawab dan mencoreng nama baik travel.

Jpeg“Berangkat dari kenyataan inilah maka kami lewat Ratu AdProduction menggelar acara pameran dengan harapan masyarakat bisa memilah dan memilih untuk memakai travel apa pada saat akan melaksanakan ibadah haji atau umroh,” terangnya.

Disebutkan, untuk Jawa Timur sendiri sudah ada 45 travel umroh serta 18 travel haji. “Kalau travel haji pasti juga sebagai travel umroh. Tetapi untuk travel umroh belum tentu memiliki ijin untuk urusan haji,” lanjutnya.

Pameran yang dilakukan PT Trijaya Nusantara ini selalu sukses dengan ukuran mereka yang mendaftarkan diri pada travel-travel yang ada setiap tahunnya terus bertambah. “Untuk tahun ini 2015 setiap harinya ada 300 sampai 500 orang mendaftarkan diri untuk berangkat umroh,” tukasnya.

Pertumbuhan jumlah peserta umroh dari tahun ke tahun terus meningkat. Kenaikan bisa mencapai 20 persen. Sedangkan untuk ibadah umroh tahun ini mulai 1.850 USD sampai 5.000 USD,” ujarnya.

Pada rangkaian acara penutupan pameran, ada beberapa artis Jakarta yang hadir lewat Meet and Greet “Ketika Mas Gagah Pergi, diantaranya Wulan Guritno, Hamas Syahid, Masaji Wijayanto, Izzah Ajrina, serta Aquino Umar.

Selain berbagi pengalaman para artis ibukota kepada pengunjung, acara ditutup dengan pengundian hadiah umroh gratis dari Persada Indonesia bagi pembeli tiket nonton Ketika Mas Gagah Pergi. Yang beruntung pada kesempatan tersebut Nurul Iman. (ro)

Teks foto:

  • Hj. Naafila Astri Suaris dan Hj. Sri Ummu Habibah.
  • Nurul Iman, beruntung mendapatkan undian umroh gratis dari Persada Indonesia.