27/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Ditjen Pajak Luncurkan Pembayaran Pajak Melalui MiniATM

Ditjen Pajak Luncurkan Pembayaran Pajak Melalui MiniATMSurabaya, KabarGress.Com – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak hari ini mulai mengaplikasikan transaksi pembayaran pajak secara elektronik melalui Mini ATM. Peluncuran pembayaran pajak melalui MiniATM dilakukan oleh Wakil Menteri dan para pejabat eselon 1 di lingkungan Kementerian Keuangan sebagai bagian dari kegiatan roadshow peluncuran layanan bersama Program Transformasi Kelembagaan Kementerian Keuangan. Acara peluncuran bertempat di Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I Jalan Jagir Wonokromo Nomor 100-104, Surabaya.

Pembayaran pajak melalui MiniATM adalah salah satu program inisiatif strategis Ditjen Pajak untuk meningkatkan kemudahan dan memperbanyak akses pembayaran pajak. Melalui inisiatif ini, Wajib Pajak dapat melakukan pembayaran pajak dengan men-swipe kartu debit di MiniATM berupa mesin Electronic Data Capture (EDC) yang memiliki menu khusus untuk pembayaran pajak secara elektronik.

“Pada tahap awal ini, Bank Persepsi yang bekerjasama dengan Ditjen Pajak menyediakan mesin EDC yang dapat digunakan sebagai MiniATM adalah Bank BRI dan Bank BNI,” ungkap Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP Jatim 1, Teguh Pribadi Prasetya, Jumat (23/10/2015).

Dalam pembayaran pajak secara elektronik, Wajib Pajak cukup memasukkan Kode Billing ke MiniATM untuk melakukan pembayaran atas semua jenis pajak. Kode Billing pun dapat dibuat melalui berbagai channel, termasuk melalui laman pajak (www.sse.pajak.go.id), internet banking, ASP, dan SMS.

Seperti halnya pemesanan tiket kereta api, pesawat, ataupun hotel, Kode Billing adalah kode numeric informasi pembayaran yang dihasilkan oleh system Modul Penerimaan Negara Generasi Dua (MPN-G2). Dalam pembayaran pajak, Kode Billing ini terdiri dari 15 digit angka yang dapat dibayarkan melalui berbagai channel pembayaran, di antaranya MiniATM, ATM reguler, Teller Bank/PosPersepsi, dan internet banking.

Karena Kode Billing memiliki masa kadaluarsa 48 jam, setelah melewati jangka waktu tersebut Kode Billing tidak dapat digunakan. Namun demikian, Wajib Pajak dapat membuat lagi Kode Billing tersebut, karena tidak ada pembatasan untuk pembuatan Kode Billing. Dengan pembayaran pajak secara elektronik, Wajib Pajak dapat menunaikan kewajiban perpajakannya di mana saja dan kapan saja.

Pada tahap awal, fasilitas pembayaran pajak melalui MiniATM tersedia pada 15 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sebagai berikut:

1. KPP Pratama Jakarta Senen

2. KPP Pratama Jakarta Cengkareng

3. KPP Pratama Jakarta Setiabudi Satu

4. KPP Pratama Jakarta Jatinegara

5. KPP Pratama Jakarta Pluit

6. KPP Pratama Yogyakarta

7. KPP Pratama Sleman

8. KPP Pratama Surabaya Wonocolo

9. KPP Pratama Surabaya Tegalsari

10. KPP Pratama Surabaya Genteng

11. KPP Pratama Surabaya Gubeng

12. KPP Pratama Surabaya Pabean Cantikan

13. KPP Pratama Kepanjen

14. KPP Pratama Denpasar Timur

15. KPP Pratama Badung Selatan

 

Dengan tersedianya sarana pembayaran pajak melalui MiniATM ini, diharapkan memberikan hasil yang positif sehingga dapat menjadi dasar bagi implementasi secara nasional di seluruh KPP dan dapat dipadukan dengan platform layanan lainnya seperti mobile tax unit. Ditjen Pajak berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada wajib pajak.

Untuk itu, Ditjen Pajak akan terus mengembangkan layanan MiniATM dan inovasi lainnyake seluruh wilayah Indonesia untuk memudahkan wajib pajak melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Selain itu, Ditjen Pajak mengimbau bagi Wajib Pajak yang masih mempunyai utang pajak agar segera melunasi utang pajaknya dengan memanfaatkan Tahun Pembinaan Wajib Pajak 2015, karena apabila utang pajak dilunasi pada tahun 2015 ini, maka Wajib Pajak akan mendapatkan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi. (Ro)

Teks foto: Peluncuran layanan bersama Program Transformasi Kelembagaan Kementerian Keuangan. Acara peluncuran bertempat di Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I Jalan Jagir Wonokromo Nomor 100-104, Surabaya, Jumat (23/10/2015).