05/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Menkominfo Resmikan Infrastruktur XL di Pulau Simeulue

* Perbesar Kontribusi Bagi Masyarakat, XL Hadir di Pulau-pulau Terluar

Menkominfo Resmikan Infrastruktur XL di Pulau SimeulueSinabang, KabarGress.com – PT XL Axiata Tbk (XL) berkomitmen untuk terus memperbesar kontribusi bagi masyarakat melalui layanan telekomunikasi dan layanan digital. Salah satu langkah yang ditempuh antara lain dengan membangun dan mengoperasikan infrastruktur di daerah terpencil dan perbatasan, termasuk pulau-pulau terluar. Sebagai bagian dari implementasi visi tersebut, XL menambah infrastruktur jaringan data dan internet di Pulau Simeulue, Nanggroe Aceh Darussalam. Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara, meresmikan secara langsung infrastruktur tersebut. Turut hadir dalam acara peresmian tersebut Komandan Pangkalan TNI AL Letkol Laut (KH) Elfanda, dan Presiden Presiden Direktur XL, Dian Siswarini.

Dian Siswarini mengatakan, “Sengaja kami menegaskan komitmen kami ini sebagai bagian dari memperingatan HUT XL ke-19 yang jatuh di Oktober 2015 ini. XL sendiri sudah melayani warga Simeulue sejak September tahun 2008. Apa yang kami lakukan di sini merupakan bagian dari upaya kami dalam membantu menyediakan infrastruktur yang bisa menjembatani pembangunan hingga ke daerah-daerah terpencil, termasuk pulau-pulau terluar. XL juga hadir di sejumlah pulau terluar lainnya. Apalagi di sini juga ada pangkalan TNI AL yang menjaga wilayah kedaulatan NKRI. Kami sangat berharap, layanan XL akan bisa ikut mendukung kegiatan masyarakat setempat yang pada akhirnya akan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.”

Dian berharap, dengan penambahan BTS 3G di sana selain akan membantu masyarakat untuk mampu lebih terjembatani dalam mengakses informasi, juga akan bisa mendukung promosi daerah. Pulau yang memiliki jumlah penduduk kurang dari 90 ribu jiwa tersebut memiliki sejumlah potensi besar, antara lain di bidang pariwisata, berupa ombak bagus yang cocok untuk olahraga selancar (surfing). Ombak di Simeulue sudah dikenal di antara para peselancar asing, dan secara rutin mereka juga datang ke sana. Selain itu, pulau ini juga memiliki potensi besar di bidang perikanan, salah satunya dalam budidaya udang lobster. Di perkebunan, warga secara turun-temurun antara lain menanam cengkeh.

Pada kesempatan yang sama, XL juga mempresentasikan usulan untuk suatu konsep layanan digital yang bisa dijajaki untuk diterapkan di pulau-pulau terluar Indonesia. Konsep yang dinamakan  “Pantau Laut” tersebut berupa layanan interintegrasi berbasis layanan telekomunikasi dan data digital yang bisa dimanfaatkan untuk mendeteksi keberadaan kapal asing yang berada di dalam wilayah perairan Indonesia. Dengan demikian, konsep layanan digital ini bisa diterapkan oleh instansi terkait dalam bidang pertahanan keamanan, juga kelautan dan perikanan.

Sementara itu, XL juga menawarkan suatu konsep sosialisasi kebijakan terkait pencegahan pencurian ikan oleh pemerintah Indonesia ke komunitas-komunitas nelayan di negara-negara tetangga. Dukungan oleh XL bisa dilakukan bekerjasama dengan operator di beberapa negara tetangga yang ada dalam Grup Axiata Bhd. XL sendiri akan mempresentasikan konsep layanan digital ini ke kementrian terkait, termasuk Kemenkominfo.

Ke depan, dalam mengembangkan kontribusi perusahaan bagi masyarakat di daerah terpencil dan pulau-pulau terluar, XL juga akan menerapkan layanan digital yang mampu memaksimalkan pemberdayaan potensi masing-masing daerah. Sebagai contoh, saat ini XL memiliki aplikasi “mFish” yang terbukti mampu membantu nelayan di sejumlah daerah. Bekerjasama dengan daerah tertentu XL antara lain juga menjalankan program Xmart Village dan XmartCity.

Saat ini XL juga melayani masyarakat di pulau-pulau terluar seperti Pulau Weh – Sabang (NAD), Nias (Sumut), Kepulauan Natuna (Kepri), sejumlah pulau yang berbatasan dengan parairan Singapura dan Malaysia (Kepri), Sebatik (Kaltara), juga Biak (Papua). Sementara itu, di perbatasan darat dengan negara tetangga, layanan XL ada di Entikong (Kalbar), Jayapura dan Merauke (Papua).

Sementara itu, BTS yang diresmikan Menkominfo persisnya berlokasi di lingkungan Makolanal Simeulue, yang ditopang pada menara setinggi 30 meter. Dengan BTS baru ini, masyarakat di area Kecamatan Simeulue Timur, tepatnya di Desa Lugu akan bisa mengakses layanan XL, termasuk layanan data dan internet cepat. Di wilayah tersebut antara lain terdapat Pangkalan TNI AL, beberapa sekolah, dan pemukiman warga.

Di pulau yang berjarak sekira 150 km di Samudera Hindia, lepas pantai Aceh Selatan tersebut, XL memiliki 3 BTS 3G & 2 BTS 2G . Koneksi untuk layanan di pulau itu dilakukan dengan menggunakan satelit. Pada acara ini, XL juga memberikan donasi komputer kepada SMA Negeri 1 Simeulue dan perangkat komunikasi kepada Pangkalan TNI AL Simeulue, serta kepada warga setempat berupa perangkat pengeras suara untuk masjid. XL berharap dalam waktu dekat akan bisa menjalankan program edukasi manfaat internet kepada masyarakat Simeulue. (ro)

Teks foto: Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara (kanan) bersama dengan Presiden Direktur XL, Dian Sisawrini (kiri ) dan salah satu teknisi XL (tengah) dalam acara peresmian infrastruktur layanan telekomunikasi dan internet XL di Pulau Simeulue, Aceh. XL berkomitmen untuk terus memperbesar kontribusi bagi masyarakat melalui layanan telekomunikasi dan layanan digital. Salah satu langkah yang ditempuh antara lain dengan membangun dan mengoperasikan infrastruktur di daerah terpencil dan perbatasan, termasuk pulau-pulau terluar.