24/11/2020

Jadikan yang Terdepan

Terminal Teluk Lamong Tambah Layanan Rute Internasional

teluk lamongSurabaya, KabarGress.com – Setelah rute baru pelayaran peti kemas Tiongkok-Indonesia berhasil dilayani oleh Terminal Teluk Lamong (TTL), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sejak Juli lalu. Kini anak usaha PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III itu kembali berhasil menggiring kapal internasional untuk sandar langsung ke terminal semi-otomatis tersebut (atau tanpa melalui Singapura), yakni untuk rute Tiongkok-Indonesia-Korea.

Rute baru tersebut merupakan hasil kerjasama antara Terminal Teluk Lamong dengan tiga pelayaran besar milik Korea yaitu Heung-A, CK Line, dan Sinokor. Director of Heung A-HASPUL, Brown Koo, datang langsung ke Surabaya untuk menghadiri acara pembukaan rute baru tersebut bersama Direktur Operasional dan Teknik TTL Agung Kresno Sarwono, Rabu (7/10).

Pelayaran perdana dilakukan dengan menggunakan kapal MV Lorentia rute Pusan-Kwangyang-Shanghai-Shekou-Jakarta-Surabaya-Saigon-Shanghai kemudian sandar di Terminal Teluk Lamong dengan muatan sekitar 650 boks peti kemas. Kapal berbendera Liberia sepanjang 215,10 meter dan lebar 29,92 meter tersebut sandar Rabu (7/10) bersamaan dengan acara pembukaan rute baru. Perusahaan pelayaran asal Korea Heung-A, CK Line, dan Sinokor dijadwalkan melakukan pelayanan secara berkala setiap minggu di TTL.

teluk lamong - kapal bongkar muatKedalaman alur yang dimiliki Terminal Teluk Lamong menjadi daya tarik kuat bagi kapal internasional dengan kapasitas dan muatan besar untuk sandar. MV Lorentia membutuhkan kedalaman maksimal 11,55 meter sehingga kedalaman alur Terminal Teluk Lamong yang mencapai -16 meter LWS (low water spring) dapat menampung kapal dengan berat 37.900 ton tersebut.

Agung Kresno Sarwono menjelaskan bahwa keberadaan TTL menjadi pemacu roda perekonomian dunia dengan masuknya kapal-kapal berkapasitas besar sehingga dapat menekan biaya logistik nasional. “Dengan konsep semi-otomatis yang dimiliki maka kecepatan dan ketepatan menjadi hal yang dapat dijanjikan oleh Terminal Teluk Lamong terutama untuk melayani kapal-kapal internasional”, tambah pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Operasional di Busan New Port tersebut.

Peran Pelindo III melalui Terminal Teluk Lamong diharapkan dapat terus diperhitungkan di mata dunia dengan dibukanya rute baru Tiongkok-Indonesia-Korea  dengan menekan biaya logistik dan meningkatkan perekonomian bangsa dan dunia. (ro)