22/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Risma: Karya UMKM Harus Dipatenkan

Risma - komunitas ekonomi 04Surabaya, KabarGress.Com – Pasangan Cawali-Cawawali nomor urut dua, Risma-Whisnu memulai aktivitasnya di masa kampanye Pilwali Surabaya. Siang tadi (7/10/2015), keduanya menghadiri berbagai undangan baik dari kelompok industri kreatif UMKM, maupun kongkow bersama Komunitas Upgrading Surabaya.

Dunia industri kreatif menarik bagi kedua pasangan yang kembali diusung oleh PDI Perjuangan ini sebagai petahana. Seperti industri kreatif berbasis UMKM dari kelompok Asosiasi Bunga Kering dan Bunga Buatan (Aspringta) dan kelompok Mandiri. Beberapa anggota di antaranya juga termasuk ke dalam Pahlawan Ekonomi.

Berbagai hasil kerajinan tangan yang diciptakan oleh sebagian besar para kaum hawa ini diapresiasi khusus oleh Risma. Sebab, karya para anggota yang kerap beraktivitas di kediaman penggagas kelompok UMKM, Ninik Made, di Jalan Rungkut Mejoyo ini sudah dilirik pasar internasional.

Di antaranya, kerajinan  pajangan rumah dari olahan bunga kering, serta asesoris wanita berbahan daur ulang. Karya mereka kian laris bak ‘pisang goreng’ diminati oleh distributor asing. “Ini yang menjadi fokus Saya. Bagaimana membangkitkan dari hasil karya kreatif lokal. Namun, ini sudah berhasil menembus pasar internasional juga ternyata,” kata Risma.

Menurut Alumnus ITS ini, industri kreatif Surabaya sudah layak untuk bersaing dengan produk asing. Namun, beberapa hal masih perlu diperhatikan.’’Pertama merk. Harus segera dipatenkan, dan merk itu tidak boleh mau diubah oleh pembeli dalam jumlah banyak. Kemudian bagaimana mereka bisa berhubungan dengan perbankan. Memahami apa itu cek, dan transaksi asing. Sehingga tidak mudah ditipu,’’ kata dia.

Risma dengan tegas meminta agar para kelompok industri kreatif tersebut mulai mempelajari hubungan perdagangan dengan pihak asing. Apalagi, dalam rangka menyambut era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), persaingan dengan produsen asing kian gencar terlihat. (tur)