20/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Klenteng Cokro Gelar Kirab Dewa

JpegSurabaya, KabarGress.com – Untuk yang ke 96 kalinya, Klenteng Hong San Ko Tee atau dikenal sebagai Klenteng Cokro di Jl. HOS Cokroaminoto, Surabaya, kembali menggelar kirab akbar memperingati kesempurnaan para dewa, Minggu (4/10/2015). Jarak kirab mencapai sekitar 3 kilometer, melalui rute-rute Jl HOS Cokroaminoto, Jl Raya Darmo, belok ke kiri lewat Jl Pandegiling, Jl Imam Bonjol, Jl Kartini selanjutnya kembali ke klenteng. “Kirab kami gelar sebagai bentuk rasa syukur kepada para dewa yang telah mencapai kesempurnaan. Umat akan mengarak patung dewa keluar dari klenteng melalui rute-rute yang telah ditentukan dan kembali ke klenteng,” ungkap pengurus Klenteng Cokro, Juliani Pudjiastuti, di sela-sela acara.

Dengan pengawalan aparat, acara kirab akbar berlangsung lancar. Tampak seni barongsai mengiringi jalannya kirab. Masyarakatpun tampak antusias melihat dari dekat arak-arakan kirab akbar para dewa tersebut. Ada 4 Kio yang dipergunakan untuk mengangkat Kimsin. Dimana masing-masing Kio terdapat sebuah patung dewa dan setiap Kio dipanggul 8 orang.

Jpeg“Karena memang lumayan berat ya Kio yang mengangkat Kimsin ini. Sehingga harus bergantian. Apalagi ketika para dewa keluar klenteng maka banyak prewangan yang mengikuti,” terang Suhu Gunawan saat mendampingi Juliani.

Para peserta kirab dewa bukan hanya berasal dari Surabaya saja, melainkan juga ada dari luar kota, diantaranya Mojokerto, Jombang dan Kertosono. “Maksud memikul Kio adalah ikut membantu meringankan beban. Ini juga terkait dengan kondisi perekonomian bangsa kita. Semoga kita bekerja dan beraktifitas semakin ringan,” jelas Gunawan.

Sebelumnya, Klenteng Cokro juga mengadakan acara ruwatan yakni 2 kali dalam setahunnya. “Ruwatan diadakan sebelum Imlek dan sesudah Imlek, dalam rangka berdoa agar semuanya berjalan lancar tidak terjadi apa-apa,” tukasnya. (ro)

Teks foto:

  • Kirab akbar saat melewat Jl Pandegiling Surabaya.
  • Suhu Gunawan.