22/01/2021

Jadikan yang Terdepan

Terapkan Strategi Tiga Plus Satu, O-Renz Taxi Siap Launching 500 Armada di Jakarta

O-Renz TaxiSurabaya, KabarGress.com – Kondisi ekonomi global yang menunjukkan gejala stagnan bahkan bukan tidak mungkin bakal memburuk, mendorong semua sektor usaha memutar otak untuk terus bertahan dan apabila mampu justru bangkit terus tumbuh berkembang. Tidak terkecuali O-Renz Taxi, salah satu pemain usaha transportasi yang sudah dikenal masyarakat luas, juga menerapkan berbagai strategi untuk menggenjot pangsa pasar.

“Tapi, tidak bagi kami. Bahkan, tahun depan, kami menyiapkan 500 unit taksi untuk membuka pasar Jakarta. Taksi-taksi itu, kami launching perdana di awal Januari 2016,” ungkap General Manager (GM), PT Serasi Transportasi Nusantara (STN) yang menaungi bisnis transportasi, O-Renz Taxi, Qodarul Mujib, di sela-sela acara Pers Gathering O-RENZ TAXI, bertempat di The Billiton Cafe, Jl Raya Biliton no 77-79 Surabaya, Jumat (2/10/2015).

Sejauh ini, O-Renz Taxi yang beralamat kantor pusat di Jl Wonorejo Timur No. 99 Surabaya, sudah memiliki 1.100 unit taksi. “Kita rencananya akan menambah jumlah armada hingga 4 ribu unit dalam 3-4 tahun ke depan. Kami yakin, badai pasti akan berlalu. Dan kami berlalu saat badai,” ujarnya mencuplik lirik lagu lama berjudul ‘Badai Pasti Berlalu’.

Meski enggan menyebut nilai investasi yang dikucurkan untuk meluaskan pasar bisnisnya di ibukota tersebut, Mujib, sapaan Qodarul Mujib ini tetap menganggap kondisi yang kurang mendukung ini sebagai momen tantangan. Mujib menyebut sebisa mungkin akan mentransfer kesulitan menjadi sebuah kemudahan.

Optimisme ini, kata Mujib, bukan tanpa alasan karena O-Renz Taxi telah menyiapkan strategi handal untuk menghalau situasi perekonomian yang kurang mendukung tersebut. “Sudah kami siapkan strateginya. Strategi ini adalah, tiga plus satu. Kami yakin, strategi kami ini akan menjadikan situasi semakin membaik secara internal dan pasar,” tandasnya.

Disebutkan, strategi pertama yang dikedepankan adalah tetap berpikiran positif (stay positive thinking). Menurutnya, strategi paling awal ini akan menumbuhkan sikap dan kekuatan untuk selalu menetapkan keyakinan, bahwa senantiasa situasi dan kondisi terburuk pun akan berlalu dengan akhir yang menyenangkan. “Kedua, kami menggunakan strategi efisiensi,” ingatnya didampingi Sales and Marketing Departement Head, Prangga Kusumawardhana atau akrab disapa Angga.

Kata Mujib, pengeluaran yang tidak terlalu penting akan tetap dijaga semaksimal mungkin. Sebab, mustahil memotong pengeluaran atau cutting cost terhadap pembiayaan dalam operasional taksi. “Karena, tidak mungkin untuk dikurangi (pengeluaran, red). Karena, cutting cost malah akan merusak dan mengurangi layanan kami. Untuk cash flow di bisnis taksi, bagi kami tidak masalah dan tidak mengganggu perputaran bisnis. Orang naik taksi kan langsung bayar,” ulasnya.

Selanjutnya, O-Renz Taxi juga melakukan konsolidasi ke dalam seperti halnya yang dilakukan di industri/usaha lainnya. Namun, lanjut Mujib, akan melakukan perbaikan layanan dan internal, seperti training reguler kepada pengemudi dan staf manajemen. “Strategi ke empat adalah, inovasi berupa promosi dan marketing, sekaligus dalam rangka HUT ke 10 taksi O-Renz pada, 25 Oktober depan. Jadi, begitu situasi membaik, kami sudah aman,” sambung Angga.

Menyinggung kompetisi bisnis jasa transportasi argo? Diakui, hampir semua bisnis dari sejumlah sektor dan industri, tahun 2015 mengalami penurunan. Bahkan, situasi yang kurang mendukung saat ini, jauh lebih buruk daripada tahun-tahun sebelumnya. “Kalau kami prediksi years on years, tahun ini tidak lebih bagus,” tuturnya.

O-Renz Taxi juga menggunakan strategi mengambil hati konsumen, dengan memberikan cash back Rp15 ribu untuk pengunjung mall dengan lokasi mall yang diacak. “Secara profit memang berkurang 10-15 persen dibanding tahun lalu. Tapi, kami tidak akan ‘merumahkan’ karyawan, meski dalam situasi sempit seperti saat ini. Bisa jadi, jumlah karyawan kami tambah dan melatih lebih profesional,” tandasnya. (ro)

Teks foto: General Manager (GM), PT Serasi Transportasi Nusantara (STN), Qodarul Mujib (kiri) dan Sales and Marketing Departement Head, Prangga Kusumawardhana (kanan), menyapa pengemudi saat peluncuran program penawaran inovasi O-Renz Taxi, di Surabaya, Jumat (2/10/2015).