01/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Youth Speak Forum AIESEC 2015; Let’s Your Voice be Heard!!

Surabaya, KabarGress.com – Anak muda yang berperan sebagai genarasi penerus tulang punggung negara tidak semuanya berhasil lolos ke dalam dunia kerja. Masalah pengangguran dan ketenagakerjaan yang dimiliki oleh hampir di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Permasalahan yang telah disuarakan oleh anak-anak muda lewat sebuah survey dari AIESEC dan United Nations (Perserikatan Bangsa-bangsa) ini merucut kepada sebuah event bertajuk Youth Speak Forum, yang akan dilaksanakan tanggal 3 Oktober 2015.

AIESEC Surabaya bekerjasama dengan AIESEC Universitas Brawijaya (UB) dan AIESEC Universitas Muhammasiyah Malang (UMM) akan mengadakan acara Youth Speak Forum Region East Java pada tanggal 03 Oktober 2015 di Graha Dewa Ruci, Politeknik Perkapalan Negeri Indonesia (PPNS) dengan menghadirkan para pembicara yang akan memberikan inspirasi serta membuka mindset global untuk anak muda. Adapun para pembicara acara Youth Speak Forum AIESEC Surabaya – Malang adalah sebagai berikut:

1. Mariko Asmara, merupakan salah satu managing director dari JAC Indonesia sebagai perusahaan rekrutmen Indonesia yang mempunyai cabang di tujuh negara.

2. Daniel Oscar Baskoro sebagai salah satu research consultan dari United Nations sekaligus tim pengembang aplikasi Quick Disaster (screenshot dari video), dirinya pernah ditunjuk langsung menjadi Google Student Ambassador serta anggota Google Glass Explorer dengan berbagai penghargaan lainnya.

3. Andri Rizki Putra adalah seorang aktivis dan founder dari yayasan pemimpin anak bangsa dimana sebuah yayasan tersebut berbasis swadaya masyarakat untuk mereka yang putus sekolah dan ingin melanjutkan pendidikannya tanpa batas usia, dan pekerjaan secara gratis untuk siapa pun.

4. Lendo Novo sebagai founder dari sekolah alam yang bertujuan untuk mengubah paradigma bahwa sekolah yang berkualitas tidaklah selalu mahal, berkualitas, dan terjangkau, tidak bergantung pada alat peraga yang relatif mahal, tetapi mengacu pada alam sebagai sumber ilmu pengetahuan.

5. Maulana Ardiansyah sebagai Raka – Raki Jawa Timur yang akan berbagi pengalaman serta pendidikan yang dijalaninya serta berbagai gelaryang disandangnya.

Pada acara ini, akan ada sesi workshop, panel discussion dimana peserta dapat bertanya kepada para speaker terkait dengan pendidikan dan transisinya, selain itu terdapat sesi rountable dimana pihak pemerintah, perusahaan, berbagai komunitas, perwakilan BEM di Surabaya, serta para peserta secara bersama-sama akan mendiskusikan isu – isu yang muncul didunia pendidikan dan tansisinya, serta project creation dan idea pitches dimana para peserta akan membuat project terkait dengan isu yang sedang dibahas.

Acara ini diharapkan dapat membuka global mindset anak muda serta memberikan informasi dan wawasan tentang tantangan – tantangan anak muda terkait pendidikan dan dunia kerja serta pengembangan diri untuk menuju karir yang cemerlang dimasa mendatang. (ro)