05/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Pakde Karwo Dukung Pembangunan Taman Perdamaian Dunia Soerjo Modjopahit

Gubernur Jatim Soekarwo bersama istri foto bersama dengan Pengurus Yayasan Soerjo Mojopahit di GrahadiSurabaya, KabarGress.com – Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo mendukung penuh gagasan Ibu Sulistina Sutomo, istri dari almarhum Bung Tomo tentang pembangunan Taman Perdamaian Dunia Soerjo Modjopahit. Dengan dibangunnya Taman Perdamaian tersebut, akan mengenalkan kepada dunia akan kebesaran dari Kerajaan Majapahit.

“Pemprov Jatim akan mendukung dibangunnya Taman Perdamaian Dunia Soerjo Modjopahit asalkan sudah ada ijin dari beberapa elemen yakni Pemerintah Kabupaten Mojokerto, karena lokasinya terletak di wilayah Kabupaten Mojokerto, Kementrian Kehutanan RI karena secara kepemilikan wilayah tersebut dimiliki Kemenhut, dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI dimana memilik program yang mungkin sama bisa dilakukan sinkronisasi,” Demikian disampaikan Pakde Karwo sapaan akrabnya saat menerima kunjungan Yayasan Soerjo Modjopahit di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (16/9).

Ia menuturkan, apabila sudah ada ijin dari beberapa aspek tersebut, pembangunan Taman Perdamaian Dunia Soerjo Modjopahit akan mudah terealisasi. Ia mengharapkan dengan dibangunnya Taman Perdamaian Dunia Soerjo Modjopahit pengunjung yang akan datang bukan hanya disuguhkan taman yang memiliki keindahan saja, akan tetapi juga dipamerkan cerita maupun visualisasi mengenai Kerajaan Majapahit dan pengaruhnya terhadap nusantara.

“Bisa juga didalam taman tersebut dibangun sebuah museum yang menjelaskan tentang Kerajaan Majapahit. Tentunya harus dikemas dengan kemasa yang menarik sehingga bisa menimbulkan kesan yang bagus bagi pengunjung, “ ungkapnya.

Sementara itu, Ibu Sulistina Sutomo menuturkan gagasan pembangunan Taman Perdamaian Dunia Soerjo Modjopahit karena kebesaran Kerajaan Majapahit yang mampu menguasai nusantara dan Asia Tenggara yang jauh lebih luas areanya dibandingkan kekuasaan Repbulik Indonesia.

Dengan sejarah yang hebat seperti itu, ibu Tomo terinspirasi untuk menciptakan perdamaian dunia melalui sebuah ide yakni membangun suatu kawasan wisata berbasis pada sejarah dan budaya nusantara dan dunia. “Taman perdamaian juga mengakomodasi budaya internasional seperti yang dilakukan kerajaan Majapahit kepada kerajaan-kerajaan sahabat di masa lalu, “ ungkapnya.

Selain itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Jatim, Djarianto mengatakan pembangunan Taman Perdamaian Dunia Soerjo Modjopahit akan berjalan mulus apabila perencanaan yang dilakukan dengan benar dan pastinya harus ada ijin dari beberapa pihak. “Sebagai contoh beberapa waktu lalu, Pemprov Jatim mengusulkan kepada Kemenhut RI untuk penggunaan wilayah perhutani sebagai cagar budaya di Gunung Penanggungan, karena didasari perencanaan yang bagus akhirnya disetujui 300 ha digunakan untuk cagar budaya, “ ujarnya. (hery)