05/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Yayasan Danamon Peduli Gelar Festival Pasar Rakyat di Surabaya

Pasar Rakyat sebagai Ruang Publik, Memiliki Peran dan Nilai Unik yang Tidak Dapat Digantikan

Danamon SurabayaSurabaya, KabarGress.com – Yayasan Danamon Peduli (“Danamon Peduli”) melalui kampanye nasional bertajuk “Jelajah Pasar Rakyat Nusantara” menggelar “Festival Pasar Rakyat” untuk memberikan dukungan terhadap keberadaan dan perkembangan pasar tradisional (pasar rakyat) di Indonesia. Festival Pasar Rakyat kali ini digelar di Pasar Kembang, Surabaya dengan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat dan PD Pasar Surya, selaku pengelola pasar rakyat Kota Surabaya  Kegiatan ini dihadiri oleh Tri Rismaharini Walikota Surabaya; Muliadi Rahardja Wakil Direktur Utama Bank Danamon, Manggi T. Habis Ketua Dewan Pengawas Yayasan Danamon Peduli serta Restu Pratiwi, Ketua dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli.

Kampanye “Jelajah Pasar Rakyat Nusantara” digagas oleh Danamon Peduli melalui serangkaian kegiatan dengan melibatkan berbagai pihak yaitu pemerintah, swasta, dan masyarakat umum yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, memberikan wawasan, dan menarik simpati masyarakat tentang keberadaan pasar rakyat sehingga setiap lapisan masyarakat menjadi bagian dari perkembangan pasar rakyat di Indonesia.

Kampanye Nasional Jelajah Pasar Rakyat saat ini merupakan satu-satunya gerakan yang secara khusus mempromosikan pasar rakyat di Indonesia. Melalui kampanye ini, Danamon Peduli berupaya menggugah masyarakat akan nilai dan peran dari pasar rakyat, lebih dari sekedar tempat bertransaksi yang kumuh dan kotor. Salah satu  peran uniknya adalah pasar rakyat di Indonesia mampu menyerap lebih dari 100 juta jiwa tenaga kerja yang terdiri dari pedagang, petani, peternak, nelayan, buruh gendong, kuli angkut, supir angkutan hingga penyedia layanan transportasi jarak dekat seperti ojek, becak, angkot, dan lain-lain. Betapa besar peran dan nilai sebuah pasar rakyat untuk perekonomian bangsa.

“Pasar Kembang merupakan salah satu pasar tematik di Surabaya yang dikembangkan oleh Ibu Risma – upaya beliau mengkonversikan Pasar Kembang dari tempat lokalisasi tidak resmi menjadi pusat jajanan pasar merupakan upaya mendorong ekonomi kerakyatan yang patut diapresiasi. Selain itu, kami melihat bahwa melalui pasar tematik, khususnya jajanan tradisional, akan mendorong salah satu industri kreatif khususnya kuliner lokal.” ujar Restu Pratiwi, Ketua dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli.

Lebih lanjut Restu mengatakan, “Harapannya adalah pemerintah, swasta, dan masyarakat lebih bersimpati terhadap pasar rakyat, tidak hanya pada perbaikan fisik atau bangunannya saja namun juga menyentuh pengelolaan pasar agar lebih modern. Dengan dukungan dari berbagai pihak secara terintegrasi, kami yakin pasar rakyat ke depannya akan menjadi pilihan tempat rekreasi, tujuan wisata, dan tempat berbelanja yang mendapat tempat di hati konsumennya.”

Dalam kegiatan Festival Pasar Rakyat di Pasar Kembang ini, berbagai kegiatan digelar, antara lain lomba masak antar pasar, lomba melukis tong sampah dan lomba menghias kue untuk pelajar, serta kegiatan literasi keuangan untuk pedagang. Untuk menyemarakkan acara, Danamon Peduli menghadirkan Zidan, Junior Master Chef Indonesia berusia 15 tahun bersama Pemerhati Kuliner, Arie Parikesit, sebagai relawan khusus membahas warisan kuliner lokal. Semangat yang sama juga dimiliki oleh Fusion Jazz Community Surabaya yang melihat pasar rakyat sebagai tempat interaksi yang menarik untuk memasyarakatkan musik jazz.

Danamon dan Adira Wilayah Surabaya turut memberi perhatian terhadap perkembangan pasar rakyat dengan memperbaiki fisik dari Pasar Kembang Kota Surabaya berupa: pengecatan, perbaikan plang petunjuk pasar, perbaikan plang pedagang dan penghijauan. Melalui Danamon Peduli berkomitmen mengalokasikan dana lebih dari Rp 7 miliar untuk program dan kegiatan yang berkaitan dengan pasar dimana jaringan kantor Danamon dan Adira berada selama tahun 2015.

Semangat Danamon Peduli dalam mengembangkan pasar rakyat di Indonesia juga dituangkan di dalam fokus bisnis lini usaha Danamon melalui Danamon Simpan Pinjam yang telah 11 tahun bergerak di sektor pembiayaan usaha mikro. Pada kegiatan ini Danamon dan Adira ikut mendukung komitmen dalam mengembangkan pasar-pasar rakyat di Indonesia dengan memberikan sosialisasi dan program edukasi bagi para pedagang pasar. Danamon dan Adira menghadirkan program edukasi dengan nama “Pojok Bisa”, yang ditujukan untuk memberikan tambahan ilmu mengenai perencanaan keuangan bagi mitra pedagang pasar. Hal ini sejalan dengan program Otoritas Jasa Keuangan untuk meningkatkan literasi keuangan di masyarakat.

Muliadi Rahardja, Wakil Direktur Utama Danamon menjelaskan bahwa melihat pentingnya fungsi pasar di dalam perekonomian, Danamon Simpan Pinjam menempatkan para pedagang pasar sebagai mitra usaha strategis “Oleh karena itu dengan pengalaman selama lebih dari 11 tahun bermitra dengan pedagang pasar, kami sadar bahwa fungsi kami melalui Danamon Simpan Pinjam bukan hanya menyentuh mereka sebagai nasabah, tapi juga merangkul mereka sebagai penggerak perekonomian yang membutuhkan bantuan di dalam merencanakan keuangan mereka, karena itu kami juga hadir dengan program edukasi keuangan bagi para pedagang pasar di kegiatan ini” tambah Muliadi. (ro)

Teks foto:

  • Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, menerima piagam penghargaan dari Wakil Direktur Utama Danamon, Muliadi Rahardja, dalam kegiatan Jelajah Pasar Rakyat Nusantara – Festival Pasar Rakyat Kembang di Surabaya, Sabtu, 22 Agustus 2015.