24/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Pakde Karwo: Ayo Kerja Perkuat Basis Ekonomi Nasional

Gubernur Jatim, Dr.H. Soekarwo Saat Memberikan Sambutan pada Acara silaturahmi dengan perintis kemerdekaan  pada Peringatan Kemerdekaan RI ke 70di Gedung GrahadiSurabaya, KabarGress.com – Gerakan “Ayo Kerja” memperkuat basis perekonomian nasional. Ayo Kerja yang menjadi tema Peringatan Hari Ulang Tahun ke 70 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia harus diisi dengan konsep untuk membangkitkan perekonomian nasional. Untuk itu, Pemprov Jatim mendukung “Ayo Kerja” dengan persiapan yang matang terutama dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau pasar bebas. Tujuannya agar basis ekonomi nasional menjadi lebih kuat, serta mampu memperkuat rupiah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo seusai Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-70 Republik Indonesia Tahun 2015 di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (17/8).

Ia mengatakan, Pemprov Jatim mendukung Ayo Kerja untuk memperkuat rupiah dalam rangka surplus perdagangan di Jatim. Implementasinya di Jatim yakni dengan memperkuat perdagangan dalam negeri dan memperkuat industri sebagai backbone dari ekonomi.

“Perdagangan dalam dan luar negeri merupakan satu kesatuan. Ayo kerja agar rupiah jangan sampai melemah. Dalam perdagangan, Jatim menjalin hubungan dagang dengan 26 provinsi. Kita juga tetap memperkuat industri sebagai backbone dari ekonomi. Sebab industri memberikan nilai tambah,” ujar Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.

Ia mengatakan, melalui gerakan “Ayo Kerja”, pemerintah bersama seluruh lapisan masyarakat mengisi kemerdekaan dengan kerja. “Untuk mengisi kemerdekaan dapat dilakukan melalui peningkatan kesejahteraan, dengan tetap menjaga stabilitas politik dan kemasyarakatan guna mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia,” katanya.

Menurutnya, “Ayo Kerja” bukan sekedar kerja biasa. Kerja dengan keinsyafan akan kekuatan dari persatuan Indonesia dan selalu bergotong royong dari anak bangsa tanpa terkecuali. “Hanya dengan kerja keras, cerdas dan nyata, bangsa Indonesia akan bisa membangun jiwa dan raganya untuk kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hanya dengan kerja, Republik Indonesia dapat berdiri kokoh untuk selamanya dan mampu mewujudkan semua cita-cita mulia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945,” tegasnya

Di bagian lain, Pakde Karwo menyampaikan, nilai transaksi perdagangan dalam negeri tahun 2014 mencapai Rp90,33 triliun naik Rp19,91 triliun (28,2 persen) dibanding dengan tahun 2013. Tren perdagangan dalam negeri tahun 2009-2014 surplus meningkat 936 persen dan rata-rata tumbuh 187 persen per tahun. Yang lebih menggembirakan lagi, nilai transaksi perdagangan dalam negeri sampai dengan semester satu tahun 2015 sudah mencapai Rp56,59 triliun.

“Meski sudah memasuki era MEA di akhir 2015 nanti, kita akan tetap menjaga dan mengoptimalkan potensi perdagangan antar pulau karena ekspor dalam negeri ini tak kalah pentingnya dengan ekspor ke luar negeri,” tegasnya.

Upacara memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang diikuti KORPRI, Pelajar, Mahasiswa, TNI/Polri dipimpin Komandan Upacara Letnan Kolonel Inf. Achmad Fikri Musmar yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Kodim 0830/Surabaya Utara Korem 084/Bhaskara Jaya dengan Perwira Upacara Mayor Inf. Siswanto yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Protokol Kogartap III/Surabaya, berjalan dengan tertib dan khidmad. Sebagai Inspektur Upacara (Irup) yakni Gubernur Jawa Timur.

Begitu pula dengan pengibaran bendera, dengan Paskibraka yang dikomandani Letnan Satu CPM Budi Priyanto  terbagi dalam formasi 17, 8, 45 berjalan dengan lancar. Pembawa baki (duplikat bendera pusaka) Lubna Dhiya’ul Irbah Carino (SMAN 3 Nganjuk). Petugas pengibar bendera yakni Rachmad Yudha Laksono (SMAN 2 Jombang), Stella Wulan Pratama (SMAN 3 Sidoarjo), Muhammad Afudin Budi Pranata (SMAN 1 Sooko Mojokerto). Sedangkan sebagai serpihan antara lain Rizky Dea Prameswari (SMAN 2 Batu), Muhammad Aldimas Romadhon (SMK Penerbangan Sidoarjo), Dwilyan Candra Kartika Adji (SMAN 1 Mojokerto), dan Muhammad Yusuf (SMK Penerbangan Angkasa Magetan). Paskibraka di bawah binaan Dinas Pendidikan dan Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Jawa Timur.

Di mimbar kehormatan, nampak hadir Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf beserta Istri Ny. Hj. Ummu Fatma Saifullah Yusuf, jajaran Forpimda Jatim beserta isteri, pejabat, dan mantan pejabat di lingkungan Pemprov Jatim. Para undangan dan seluruh peserta mendengarkan dengan khidmad pembacaan naskah proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsi Jatim H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd., setelah dentuman meriam yang disertai dengan bunyi sirine dari PMK Pemkot Surabaya. Dentuman meriam yang dilaksanakan oleh Batalyon Armed 1/105 Kodam V/Brawijaya dipimpin Letnan Satu Armed Bayu Sandi (Komandan Baterai Tempur A).

Peringatan HUT Ke-70 Proklamasi Kemerdekaan RI ini juga dimeriahkan oleh 1.000 siswa paduan suara yang merupakan gabungan pelajar dari SMA di Jatim yang diiringi Amadeus Etnica Orchestra Surabaya yang membawakan lagu-lagu perjuangan seperti Padamu Negeri, Kebyar-Kebyar, Dirgahayu Indonesiaku, Tanah Air, Spirit, Nyanyian Negeriku, Indonesia Tumpah Darahku. Paduan suara di bawah binaan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim dan sebagai dirigent Moch. Reza Zulfikar, S.Sos, Lenie Purwaningsih, ST, dan Arzde Widharta, S.Si.

Suasana semakin meriah ketika Gubernur dan Wagub Jatim mendatangi dan menyalami para pelajar yang menjadi anggota paduan suara. Pasukan upacara telah berjajar dengan rapi terdiri dari 1 Unit Korsik Satpol PP Pemprov Jatim, 1 kompi Korp Wanita TNI dan Polwan, 1 Kompi Taruna AAL, 1 Peleton TNI Ad, 1 Peleton TNI AL, 1 Peleton TNI AU, 1 kompi Polri, 1 kompi Linmas, 1 kompi Korpri (Dishub, Disperindag, Dispenda Prov. Jatim), 1 kompi Ormas Kepemudaan (Tagana dan Karang Taruna), 1 kompi Mahasiswa (Politeknik Pelayaran, ATKP, dan Hang Tuah), 3 Kompi Pelajar SMU (SMK Kal 2 dan SMA Indo Baruna), 1 kompi Pramuka. (hery)

Teks foto: Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat memberikan sambutan pada acara silaturrahim dengan perintis kemerdekaan  pada Peringatan Kemerdekaan RI ke 70 di Gedung Grahadi.