24/11/2020

Jadikan yang Terdepan

Ribuan Maharu Ubaya Deklarasi Anti Narkoba

* Dengan Aksi Demo Bakar Replika Ekstasi dan Ganja

JpegSurabaya, KabarGress.com – Ribuan mahasiswa baru Universitas Surabaya sedang Masa Orientasi Bersama (MOB) mulai Senin (10-21/8/15). Saat upacara pembukaan MOB 2015, mahasiswa baru (maharu) melakukan deklarasi yang dipimpin perwakilan dari mahasiswa. Deklarasi yang berisi penggunaan narkoba, plagiarisme, diskriminatif serta menjunjung keberagaman.

Usai deklarasi, perwakilan maharu didampingi Ketua Granat Kota Surabaya secara simbolik membakar replika pil ekstasi, daun ganja, bong, dan jarum suntik. Kegiatan simbolik ini dilakukan Senin 10/8/15, di lapangan perpustakaan Kampus Tenggilis Universitas Surabaya, Jl Raya Kalirungkut Surabaya.

Senin (10/8/15) di Ubaya selenggarakan Upacara Pembukaan MOB 2015. Seluruh mahasiswa baru Ubaya hadir untuk memulai masa orientasi selama 2 minggu ke depan. Ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pada pembukaan MOB, hampir 3000 mahasiswa baru melakukan Deklarasi Mahasiswa Baru 2015 serta demo anti narkoba.

JpegDeklarasi Mahasiswa Baru 2015 berisi, pertama mahasiswa baru tidak akan melakukan penyalahgunaan narkoba dalam bentuk apapun, kedua mahasiswa baru senantiasa menjaga integritas akademik dengan tidak melakukan kecurangan akademik termasuk plagiarisme, ketiga mahasiswa baru tidak akan melakukan perilaku diskriminatif terhadap siapapun dan kelompok / golongan manapun, keempat mahasiswa baru senantiasa menjunjung tinggi penghormatan terhadap keberagaman untuk terus meneguhkan  Universitas Surabaya sebagai kampus multikultur. Mahasiswa baru siap menerima segala sanksi jika tidak melakukan deklarasi ini.

“Mahasiswa yang kuliah di Ubaya bukan hanya belajar tentang substansi keilmuan tetapi mereka juga harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam bersikap positif. Mahasiswa harus memiliki komitmen untuk tidak melakukan tindakan negative seperti penyalahgunaan narkoba, plagiarisme”, ungkap Prof. Joniarto Parung Ph D Rektor Universitas Surabaya.

Usai mengucapan deklarasi yang diikuti oleh seluruh mahasiswa, perwakilan mahasiswa baru dari masing-masing fakultas menandatangani deklarasi tersebut diikuti oleh aksi demo pembakaran sejumlah replica pil ekstasi, daun ganja, bong, serta jarum suntik. Aksi demo pembakaran didampingi Ketua Granat Kota Surabaya Dra. Arie S. Tyawatie, MM.

Mahasiswa baru sudah terikat kontrak dengan adanya penandatanganan oleh perwakilan maharu. Sehingga mahasiswa baru siap menerima sanksi apabila melakukan pelanggaran terhadap deklarasi tersebut.

Mahasiswa Ubaya adalah bagian dari masyarakat yang mencintai nilai kehidupan, dengan demikian terlatih melihat perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun bangsa yang multikultur dan siap bersaing sekaligus berkolaborasi membangun tatanan dunia yang lebih baik tambah Prof Joni sapaan akrap di kampus. (ro)

Teks foto:

– Pembakaran replika pil ekstasi, daun ganja, bong, dan jarum suntik.

– Rektor Universitas Surabaya, Prof. Joniarto Parung Ph D.