20/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Gus Ipul: Jangan Pernah Lupakan Tanah Kelahiran

Gus Ipul berfoto bersama Anak Yatim pada Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Sulawesi UtaraSurabaya, KabarGress.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf meminta kepada masyarakat untuk tidak melupakan tanah kelahiran atau asal-usul kita dilahirkan. Terlebih kita tidak boleh melupakan sejarah. “Kita boleh tinggal di Jatim, Jakarta, Bandung bahkan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Akan tetapi, penting bagi kita untuk selalu mengingat asal-usul kita, darimana kita berasal. Itulah sebenarnya sesuatu yang hakiki,” ungkapnya pada acara Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara (K2 Sulut) Jatim di RM Mahameru, Surabaya, Sabtu (8/8).

Ia mengatakan, pada hakekatnya semua masyarakat yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia adalah memiliki tanah kelahiran yang berbeda-beda. Sejarah tidak bisa kita abaikan bahkan ditinggalkan begitu saja.

Gus Ipul mencontohkan, masyarakat Indonesia  memiliki ratusan suku bangsa hingga bahasa yang bisa disatukan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kita tidak perlu ragu untuk menyatakan, bahwa kita adalah orang Indonesia berasal dari Jawa, Sunda, Sulawesi, Sumatra hingga dari Sabang sampai Merauke. Karena perbedaaan tersebut sesungguhnya adalah implementasi nyata dari Bhinneka Tunggal Ika. Meskipun berbeda tetapi tetap satu juga,” terangnya yang disambut riuh tepuk tangan ratusan orang yang hadir.

Pada acara halal bihalal tersebut Gus Ipul mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, halal bihalal yang dilakukan oleh K2 Sulut ini merupakan contoh dari kerukunan antar ummat manusia. “Saya gembira, senang menjadi bagian dari Halal Bihalal K2 Sulut dengan berbagi kepada anak yatim dan membaurnya berbagai perbedaan keyakinan. Semoga kita  terus menjaga kerukunan ini dan K2 Sulut bisa terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Jatim,” imbuhnya.

Senada dengan Gus Ipul, Ketua Umum K2 Sulut Febe Firda Enoch menyambut gembira kegiatan Halal Bihalal yang dilaksanakan oleh masyarakat Sulawesi Utara yang ada di Jatim. “Meskipun kami berasal dari Sulut, tapi hati dan jiwa kami sudah menjadi bagian dari Jatim. Kami akan berusaha bersinergi dengan Pemprov Jatim guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jatim. Semoga kita bisa terus berbuat nyata bagi kesuksesan Jatim,” tutupnya. (hery)

Teks foto: Gus Ipul berfoto bersama Anak Yatim pada Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara.