22/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Warih Andono Janji Hapus Parkir Berlangganan

Warih AndonoSidoarjo, KabarGress. Com – Ketua DPD Partai Golkar Kab Sidoarjo, yang juga Calon Bupati Sidoarjo pada Pilkada 9 Desember 2015, Warih Andono, salah satu programnya adalah melakukan penghapusan parkir kendaraan berlangganan dan melaksanakan pembangunan insfrastruktur jalan. “Saya akan hapus parkir berlangganan kendaraan, dan melakukan pembangunan infrastruktur jalan. Kedua poin itu bakal saya laksanakan saat saya di beri amanah warga di eksekutif. Karena dua hal itu ke inginan masyarakat Sidoarjo,” aku Warih, Rabu (5/8), di ruang kerjanya.

Sebab, parkir berlangganan kendaraan bermotor selama ini banyak dikeluhkan masyarakat. Sebagai pemimpin, menurut Warih, harus tanggap serta memenuhi keinginan publik. Apalagi, masalah parkir berlangganan ini sempat beberapa kali diminta masyarakat supaya dihapus.” Berdasar aspirasi yang berkembang ditengah masyarakat yang mayoritas menghendaki parkir berlangganan harus dihapus, ya harus saya lakukan ketika saya berada di eksekutif. Saya berjanji parkir berlangganan yang terbukti memberatkan masyarakat itu nantinya, pasti saya hapus,” imbuh sosok sederhana ini, berjanji.

Diakui memang denganĀ  dilakukannya penghapusan parkir berlangganan berdampak pada PAD, namun pengaruhnya tidak signifikan. Kontribusi parkir berlangganan pada PAD hanya sekitar 26 Milyar, sementara APBD Kabupaten Sidoarjo, tahun 2015 sebesar 3,8 Trilyun.” Jadi penghapusan parkir berlangganan tidak memberi pengaruh negatif pada APBD kita,” kata Warih, seraya menerangkan pemasukan dari sektor parkir berlangganan masih akan bisa dicarikan dari sektor lainnya, seperti dari pajak makan/ minum di restauran, pajak perhotelan dan masih banyak dari sektor lainnya potensinya cukup banyak.

 

Perkuat Infrastruktur

Warih Andono, mengaku prihatin Kabupaten Sidoarjo, ABDnya sebesar 3,8 Trilyun itu, namun kondisi infrastruktur jalan masih sering dikeluhkan masyarakat, karena banyak yang rusak dan berlubang. “Mereka banyak yang datang ke saya yang disoal pasti soal banyaknya jalan berlubang dan parkir belangganan. Padahal kata mereka APBDnya besar tapi jalan yang rusak dan berlubang dibiarkan. Keluhan mereka ini masukan berarti buat saya dan telah berjanji jika saya diberi amanah pasti keinginan mereka akan saya penuhi,” tandasnya.

Permintaan publik tersebut sangat realistis. Pasalnya. dikabupaten Sidoarjo faktanya masih kerap dijumpai jalan yang rusak dan dipenuhi lubang, yang belum tertangani secara cepat. Kondisi jalan rusak, berlubang disamping bisa membahayakan masyarakat pengguna jalan, tetapi menghambat laju ekonomi daerah.

“Pertumbuhan ekonomi akan terganggu, disebabkan alur distribusi barang dan jasa terhambat faktor infrastruktur. Jadi harus dipreoritas kan. Kondisi infrasktruktur jalan menjadi penentu utama bagi semua daerah. Jika infrastrukturnya baik, pasti pertumbuhan ekonominya akan menjadi baik dan tumbuh. Oleh karena itu, semua jalan dikabupaten Sidoarjo harus halus mulus dan beraspal,” tegasnya. (hery)

Teks foto: Warih Andono.