24/11/2020

Jadikan yang Terdepan

HUT ke 40, Puskud Jatim Berharap Dapat Bangkitkan Perekonomian Desa

Drs. H. Mardjito Gisan Atmojo. MMSurabaya, KabarGress.com – Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) Jatim di usianya yang ke-40 mendukung program pemerintah terkait Swasembada Pangan 2017. “Program tersebut harus didukung beberapa aspek salah satunya persediaan pupuk bersubsidi bagi petani,” ungkap Ketua Umum Puskud Jatim, Drs. H. Mardjito Gisan Atmojo, MM, usai merayakan HUT Puskud Jatim di kantornya, Jl.Kemayoran Baru No.15 Surabaya, Kamis (30/7/2015).

Lebih lanjut Mardjito mengatakan, pada saat Menteri Pertanian dan Menteri Koperasi berkunjung ke kantor Puskud, menteri mengagendakan distribusi pupuk bersubsidi akan dikembalikan ke KUD karena KUD adalah tonggak penguat perekonomian desa. “Karena itu, saya selaku pengendali KUD sudah menyiapkan 177 KUD yang siap menampung pendistribusian pupuk di wilayah Jatim,” jelas Mardjito.

Namun lanjutnya, yang terjadi di lapangan ternyata hanya 2 KUD yang dipilih untuk menampung pendisitribusian pupuk bersubsidi tersebut yakni KUD Dampit wilayah kerja Malang dan KUD Tri Karya wilayah kerja Banyuwangi. Padahal, janji menteri dari 23.000 ton pupuk, 30 persennya akan dikirim ke KUD. “Saat saya konfirmasi, kata pak Menteri kerjasama ini akan dilanjutkan per semester. Dengan jumlah KUD sebanyak 702 di Jatim ini, lebih dari 60 persen, KUD tetap eksis dengan berbagai pengembangan perekonomian. Jika 1 semester hanya 2 KUD yang diberikan kuasa untuk mendistribusikan pupuk bersubsidi, lalu kapan swasembada pangan dapat terwujud?’’ ujar Mardjito.

Sementara itu dalam perayaan HUT Puskud ke-40, sebanyak 450 paket sembako senilai Rp200.000 dibagikan secara gratis untuk warga yang kurang mampu dan PKL (Pedagang Kaki Lima) di sekitar kantor Puskud. Selain itu, juga ada pagelaran wayang kulit semalam suntuk bersama dalang Ki Anom Suroto dengan lakon Noroyono Krido Broto yang membahas tentang perekonomian di tahun 2015. (ro)

Teks foto: Ketua Umum Puskud Jatim, Drs. H. Mardjito Gisan Atmojo, MM.