04/12/2020

Jadikan yang Terdepan

Muhammadiyah Telah Siapkan 82 Bakal Calon Tetap

* Jelang Muktamar Muhammadiyah ke 47 di Makassar

JpegSurabaya, KabarGress.com – Pada Muktamar Muhammadiyah ke 47 yang akan berlangsung di Makassar pada 18-22 Syawal/3-7 Agustus 2015 mendatang, Muhammadiyah telah menyiapkan 82 bakal calon tetap yang diseleksi panitia pusat. “Pada 1 Agustus nanti, akan digelar Sidang Tanwir untuk menyeleksi ulang seluruh bakal calon, sehingga tersisa 39 nama. Ke 39 nama ini nanti, akan diserahkan ke muktamar dan akan dipilih 13 nama sebagai anggota PP Muhammadiyah, yang akan memilih ketua umum yang baru,” ungkap Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, di sela-sela acara Kado Muktamar ke 47 Muhammadiyah, di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Senin (27/7/20150).

Menurut Din, melalui pemilihan yang canggih seperti ini, pemimpin terpilih dipastikan memiliki kemampuan dan bisa berkolega bersama-sama kader Muhammadiyah yang lain. “Proses seperti ini tampaknya memang mudah, tapi sistem pemilihannya sangat panjang. Harus melalui seleksi yang sulit dan bertingkat-tingkat sehingga tidak ada yang namanya persaingan. Ini ormas keagamaan. Tidak boleh ada persaingan, tapi bagaimana membangun Muhammadiyah lebih baik,” terangnya.

JpegDisinggung persiapan muktamar sendiri, Din memastikan sampai saat ini sudah siap 100 persen. “Secara fisik sudah 100 persen. Kita berharap pelaksanaan muktamar nanti bisa berlangsung lancar dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, pada kesempatan sama, menjelang purna jabatan sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin mendapat kado istimewa dari PD Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur. Kado istimewa sebagai ungkapan terima kasih warga Muhammadiyah atas dua periode kepemimpinan Din, yaitu Tahun 2005 hingga 2015 itu, berupa tiga pendirian sekolah baru di Surabaya, renovasi tiga gedung sekolah, renovasi balai diklat di atas lahan 3,3 hektar, 14 pembangunan gedung sekolah baru mulai sekolah TK (taman kanak-kanak) hingga SMA, enam gedung panti asuhan, tiga pembangunan masjid baru dan lima renovasi masjid.

Din yang hadir di acara yang digelar di halaman sekolah Muhammadiyah Pucang, Surabaya, mengaku terharu menerima kado istimewa dari kader-kadernya yang ada di Kota Pahlawan ini. Terlebih lagi menjelang purna jabatan pada Muktamar ke 47 di Makassar nanti.

JpegKetua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu juga memastikan Muktamar yang digelar organisasi Islam terbesar kedua setelah Nahdlatul Ulama (NU) di Indonesia itu, tidak ada kendala dalam proses pemilihan ketua umum yang baru dan akan menggantikan dirinya.

“Sesuai AD/ART, saya sudah tidak bisa maju lagi. Kalau untuk pemilihan ketua umum baru nanti tidak ada masalah. Muhammadiyah memiliki kader-kader potensial yang semuanya layak jadi ketua. Tidak ada krisis kader, krisis tokoh, bahkan krisis kepemimpinan di Muhammadiyah,” katanya.

Din berpesan, agar muktamar nanti dijadikan adu kekuatan di ajang pemilihan ketua umum. “Di muktamar nanti, jangan pernah menyerahkan jabatan kepada orang yang ambisius menjadi pemimpin. Apalagi tidak memiliki kemampuan,” imbuhnya. (ro)

Teks foto: Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, di sela-sela acara Kado Muktamar ke 47 Muhammadiyah, di sekolah Muhammadiyah Pucang Surabaya, Senin (27/7/20150).