22/10/2020

Jadikan yang Terdepan

WS Diprediksi Hanya Bakal Jadi Ban Serep Risma

Whisnu Sakti BuanaSurabaya, KabarGress.Com – Kepemimpinan Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana (WS) jika terpilih lagi sebagai walikota dan wakil walikota Surabaya tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Tri Rismaharini diprediksi akan mendominasi semua aktifitas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Sementara WS hanya menjadi ban serep.

Wakil Sekretaris DPD NasDem Jatim Vinsensius memandang, tipikal Risma yang single fighter tidak bisa berbagi peran dengan wakilnya. Buktinya, peran wakil walikota Surabaya selama ini layaknya ban serep. Biarpun Risma mengaku akan berbagi peran jika dipercaya lagi sebagai walikota, Vinsensius pesimis janji itu bisa ditepati.

“Karena ini (single fighter) sudah jadi karakter Risma, jadi prediksi saya, peran wakil walikota akan sedikit sekali,” katanya, Senin (13/7/2015).

Awey, sapannya, menegaskan, keberadaan WS nantinya hanya sebagai formalitas kepemerintahan.  WS tidak akan dilibatkan dalam pengambilan kebijakan pembangunan Kota Pahlawan. Risma akan mendominasi peran fital dalam setiap program pembanunan.

“Jangankan WS, Sekkota saja tidak ada, semuanya hampir didominasi oleh Risma,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Awey, peran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga diambil alih oleh Risma. Seperti peran Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pemadam Kebakaran (PMK), Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). “Apa yang ndak dilakukan Risma, ngatur lalu lintas dilakukan Risma, bersih-bersih taman juga, bahkan Risma juga ikut jadi pemadam kebakaran,” katanya.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya ini menjelaskan, arah pembangunan di Surabaya juga tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Kota Pahlawan hanya diisi oleh kehadiran taman-taman baru di setiap sudut kota. Sementara masalah kesejahteraan masih menjadi problem yang berkepanjangan.

“Padahal taman kota yang dibangun Risma tidak berkonsep. Taman Surabaya itu mestinya mengacu pada icon surabaya sebagai kota pahlawan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono berkomentar soal rencana safari politik. Menurutnya, pasti akan ada partai-partai politik yang bersahabat dengan PDI Perjuangan, satu haluan pikiran dengan Risma-Whisnu.

Persahabatan itu nanti akan ditunjukkan dengan kesesuaian menyusun titik temu pikiran, yakni sama-sama memperkuat pembangunan Kota Surabaya, yang prasyarat pentingnya adalah penyelenggaraan pemilihan walikota (Pilwali) Surabaya tepat waktu.

“PAN pasti akan memberikan respons yang cepat juga. Demikian Demokrat dan PKB akan membuka diri atas silaturahmi PDIP. Juga PPP dan Hanura,” katanya.

Sedangkan untuk Gerindra, Golkar dan PKS, Adi mengaku kurang tahu. Bahkan ia mempertanyakan Gerindra sudah menjadi pemimpin Koalisi Majapahit (koalisi enam parpol) sedangkan untuk Partai Golkar telah mengadakan penjaringan calon walikota dan calon wakil walikota.

“Sungguh bagus dan elok jika kunjungan silaturahmi PDI Perjuangan disambut terbuka oleh seluruh partai politik peraih suara Pemilu 2014,” tandasnya. (tur)