26/11/2020

Jadikan yang Terdepan

Bude Karwo dan OASE Kabinet Kerja Berbagi Kasih di Griya Cinta Kasih Jombang

Bude Karwo bersama Ibu Fatma Saifullah Yusuf saat mendampingi Ibu-Ibu OASE Kabinet Kerja Berkunjung di Yayasan Penuh Warna Griya Cinta Kasih Kab. Jombang,,.Jombang, KabarGress.com – Ketua TP PKK Prov. Jatim Ny. Dra. Hj. Nina Soekarwo, MSi bersama anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja berbagi kasih di Yayasan Penuh Warna “Griya Cinta Kasih” di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Kamis (2/7) malam.

Bude Karwo, Wakil Ketua TP PKK Prov. Jatim Ny. Hj. Ummu Fatma Saifullah Yusuf dan Rombongan OASE Kabinet Kerja menyapa para pasien yang dirawat di yayasan tersebut. Tidak sedikit rombongan merasa terharu ketika berinteraksi dengan para pasien. Bude Karwo, sapaan akrab Ketua TP PKK Prov Jatim didampingi Wakil Ketua TP PKK Prov. Jatim Ny. Hj. Ummu Fatma Saifullah Yusuf mengajak interaksi dengan pasien yang bernama Nurhayati.

“Assalamualaikum, selamat malam bu. Nama ibu siapa dan asalnya dari mana bu? Semoga ibu diberikan kesembuhan,” sapa Bude Karwo sambil menyalami Nurhayati yang mengenakan kerudung kuning sambil menjahit kain.

Saat disapa, Nurhayati menimpali sapaan tersebut, “Nama saya Nurhayati, dari Pare. Matur nuwun bu,” jawabnya sambil menundukkan kepala, kemudian menyalami Bude Karwo.

Jamiin, Ketua Yayasan Penuh Warna, memberikan penjelasan mengenai suka duka perjalanan yayasan ini. Berbagai kisah haru selama menangani berbagai peristiwa dalam perjalanan yayasan menjadi kisah-kisah yang membahagiakan.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Rombongan OASE Kabinet Kerja Ny. Desi Andi Widjajanto mengatakan, tujuan kunjungan yakni untuk lebih mengenal lebih banyak kelompok-kelompok masyarakat di Indonesia khususnya yang saat ini dirawat di Griya Cinta Kasih.

Kepedulian ini berangkat karena masyarakat yang dirawat di sini adalah warga negara Indonesia yang perlu mendapat perhatian dari semua pihak. “Ini pertama kali kunjungan ke yayasan ini. Kunjungan ini membuka hati dan wawasan tentang apa yang sedang terjadi dengan pasien yang dirawat. Kami mengapresiasi yang telah dilakukan Pak Jamiin. Yang dilakukannya bukan hal yang biasa, tetapi hal yang mulia,” ujarnya.

Griya Cinta Kasih adalah lembaga dibawah naungan Yayasan Penuh Warna yang merupakan organisasi sosial non profit yang berkegiatan untuk ikut ambil bagian dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial. Griya Cinta Kasih adalah Rumah Perawatan Penderita Gangguan Mental dan Kejiwaan yang diperuntukkan bagi semua kalangan tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, umur dan perbedaan jenis kelamin.

Awalnya Griya Cinta Kasih belum bernama dan hanya merawat kurang dari 20 orang penderita gangguan mental dan kejiwaan yang dirawat disebuah rumah kecil di kawasan barat Kabupaten Jombang, dengan hanya berbekal keinginan dan kebersamaan. Sejalan dengan eksistensinya banyak anggota masyarakat di Kabupaten Jombang dan daerah lain di Indonesia yang mendengar dan menitipkan anggota keluarganya yang menderita gangguan mental yang pada akhirnya Griya Cinta Kasih dipercaya oleh Pemkab Jombang menjadi panti rujukan bagi Gelandangan Psikotik.

Sampai saat ini Griya Cinta Kasih telah merawat kurang lebih 217 penderita gangguan mental dan kejiwaan, yang diantaranya adalah titipan Pemkab Jombang. Griya Cinta Kasih dikelola secara swadana, swakelola, swakarsa tanpa membebankan biaya yang mencekik pihak keluarga penderita karena dikonsentrasikan untuk keluarga dan masyarakat dengan kelas ekonomi menengah kebawah dan bawah yang disokong oleh semua pihak tergerak hatinya untuk ikut campur tangan dalam penanganan masalah sosial di masyarakat Indonesia yang dalam hal ini adalah para donatur, Pemerintah Kabupaten Jombang, Pemprov Jatim dan Unit-unit ekonomi produktif yang sengaja dibangun Yayasan Penuh Warna sebagai pilar ekonomi.

Untuk lebih memaksimalkan pelayanan sosial yang akan dan telah dilakukan maka Griya Cinta Kasih membuka diri dan siap bersinergi dengan semua pihak yang berbesar hati untuk sedikit meluangkan apa yang dimiliki untuk ikut membantu penanganan masalah-masalah kesejahteraan sosial yang timbul dalam masyarakat. (hery)