Tanah Kas Desa Menjadi Masalah Pembebasan Jalan TOL

Gubernur Jatim Pakde Karwo terima kunjungan Staf Ahli Wapres RI dan rombongan membahas terkait percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol di Jawa Timur (2)Surabaya, KabarGress.com – Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo atau Pakde Karwo mengatakan bahwa Tanah Kas Desa (TKD) menjadi salah satu hambatan untuk pembebasan lahan jalan TOL. “TKD merupakan salah satu hambatan pembebasan lahan jalan TOL. TKD merupakan aset negara dan menjadi wewenang Mendagri, harus diganti berupa aset juga,” ungkap Pakde Karwo saat menerima kunker Staf Ahli Wapres Bidang Infrastruktur Muh. Abduh dan rombongan, di Ruang Kerja Gubernur Jatim Jl.Pahlawan 110 Surabaya, Rabu (1/7).

Pakde Karwo mengusulkan, agar TKD bisa diganti dengan uang, yang kemudian disimpan di Kas Desa. Hal tersebut menjadi wewenang Menteri Dalam Negeri.

Menurutnya, hal tersebut dapat terlaksana apabila dipertemukannya antara Menteri Dalam Negeri RI, Menteri Keuangan RI, BPN dan Kantor Perbendaharaan. Apabila tidak dipertemukan, maka pembebasan TKD untuk jalan TOL tidak akan terselesaikan. Permasalahan harus diselesaikan secara komprehensif tidak secara parsial.

Gubernur Jatim Pakde Karwo terima kunjungan Staf Ahli Wapres RI dan rombongan membahas terkait percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol di Jawa Timur (1)Selain itu, hal lain yang menjadi penghambat adalah tanah milik Marinir, perkebunan, permasalahan ahli waris, juga tanah yang tidak mempunyai kelengkapan surat kepemilikan.

Pakde Karwo juga mengungkapkan, bahwa di Jombang terjadi permasalahan yang dibuat oleh masyarakat. Yaitu tanah sawah diurug dengan tanah sehingga menjadi tanah kering. Hal tersebut dilakukan agar harga tanah menjadi tinggi (tanah kering lebih mahal daripada tanah sawah). Peristiwa itu menjadi perhatian dan pertimbangan pemerintah, karena merupakan kasus baru.

Sementara itu Staf Ahli Wapres Muh. Abduh mengatakan bahwa TOL Trans Jawa antara Cikampek sampai Surabaya sejauh 615 km harus terselesaikan pada Pebruari 2018. Dan untuk pembangunan urat nadi P. Jawa telah tersedia dana sebesar Rp5 triliun di Kementerian Pekerjaan Umum. “Dengan terselesaikannya TOL Trans Jawa, diharapkan dapat memperbaiki perekonomian bangsa,” ungkapnya penuh harap. (hery)

Teks foto: Gubernur Jatim Pakde Karwo menerima kunjungan Staf Ahli Wapres RI dan rombongan membahas terkait percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol di Jawa Timur.

Leave a Reply


*