29/11/2020

Jadikan yang Terdepan

Bulog Divre Jatim Operasi Pasar di 78 Titik Pasar se Jawa Timur

JpegSurabaya, KabarGress.com – Dalam upaya mengendalikan harga bahan-bahan pokok yang biasanya melonjak ketika memasuki bulan suci Ramadhan, Perum Bulog Divre Jawa Timur kembali menggelar operasi pasar di 78 titik se kabupaten/kota di Jawa Timur. Untuk Surabaya sendiri ada 4 titik pasar, meliputi Pasar Wonokromo, Pasar Tambakrejo, Pasar Soponyono dan Pasar Pucang.

“Operasi pasar kali ini sudah dimulai sejak 16 Juni dan berakhir 15 Juli mendatang, yakni komoditi beras, minyak goreng (migor), gula pasir (gusir) dan terigu. Tetapi jika harga masih belum stabil operasi pasar akan dilanjutkan. Bulog akan menggelar operasi pasar jika terjadi kenaikan bahan-bahan pokok di atas 5 persen,” ungkap Kepala Perum Bulog Divre Jatim, Witono, melalui Humasnya, Julia Hermawati, di sela-sela sidak Menteri Perdagangan RI, Rachmat Gobel, ke Pasar Tradisional Wonokromo serta Pasar Beras Bendul Merisi, Sabtu (20/6/2015).

JpegDalam operasi pasar Ramadhan 1436 H ini, Bulong Divre Jatim menyiapkan beras 750 kg/pasar/hari untuk 78 titik pasar di Jatim. Minyak goreng 600 botol (liter/pasar/hari). Gula pasir 750 kg/pasar/hari serta Terigu 450 kg/pasar/hari. “Harga untuk beras Rp8.500/kg, Migor Rp10.000/liter, Gusir Rp11.500/kg serta Terigu Rp7.500/kg. Untuk ongkos angkutnya, Beras Rp1.250/kg, Migor Rp1.250/liter, Gusir Rp1.000/kg serta Terigu Rp500/kg,” terangnya.

Adapun realisasi hingga posisi 19 Juni 2015, meliputi Beras 70.387 kg, Migor 88.181 liter, Gusir 26.798 kg dan Terigu 10.856 kg.

Tahun ini, tidak hanya Bulog yang melakukan operasi pasar, tapi PT Jatim Nusa Utama, yaitu BUMD milik Pemprov Jatim, juga menyelenggarakan Operasi Pasar di Madiun, Ngawi, Pacitan, hingga Magetan. (ro)

Teks foto:

–┬áHumas Perum Bulog Divre Jatim, Julia Hermawati, saat diwawancarai awak media Surabaya, di Pasar Wonokromo.

– Masyarakat berbondong-bondong memanfaatkan Operasi Pasar yang digelar Perum Bulog Divre Jatim di Pasar Wonokromo.