26/11/2020

Jadikan yang Terdepan

Dispora-Pusura Gelar Silaturahim Akbar “Arek-arek Suroboyo 2015”

Surabaya, KabarGress.Com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya bersama Putera Surabaya (Pusura) menggelar silaturrahim akbar “Arek-Arek Suroboyo 2015” di halaman Taman Surya, Minggu (14/6/2015) malam. Kegiatan yang digelar untuk ketiga kalinya ini rencananya akan dihadiri 4000 undangan dari berbagai elemen, organisasi, dan juga tokoh masyarakat.

Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kota Surabaya, Samsul Bachri Nusi, mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyambut baik terselenggarannya acara silaturrahim akbar “Arek-arek Suroboyo 2015” itu. Sebab, tujuan utama kegiatan ini demi untuk mempererat tali persaudaraan antargenerasi.

“Kita mengapresiasi karena tujuan kegiatan ini untuk mempererat Pemkot dengan arek-arek yang ada di Surabaya dan elemen masyarakat, juga menjaga kondisi di Surabaya agar ke depannya semakin baik,” tegas Samsul Bahri Nusi ketika sesi jumpa wartawan di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Jumat (12/6/2015).

Dikatakan Samsul, selain organisasi masyarakat dan juga tokoh-tokoh masyarakat, pihaknya juga mengundang cucu-cucu dari pahlawan untuk ikut hadir dalam silaturrahim yang mengambil tagline “Suroboyo Opo Jaremu Rek”. “Kita akan berkumpul bersama di Taman Surya. Kita juga mengundang cucu-cucu pahlawan nasional seperti cucunya Bung Tomo, Dul Arnowo dan juga HOS Tjokroaminoto,” sambung Samsul.

Samsul menambahkan, sebelum gelaran silaturrahmi akbar tersebut, sore harinya akan diadakan arak-arakan piala bergilir Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V di Banyuwangi di mana kontingen Kota Surabaya kembali tampil sebagai juara umum. Arak-arakan yang diikuti atlet dan ofisial kontingen Kota Surabaya ini start dari halaman City of Tomorrow (CiTo) dan finish di Balai Kota.

“Nantinya akan disambut bu wali sekaligus menyerahkan piala bergilir juara umum Porprov kepada ibu wali kota. Dan malamnya dilanjut dengan silaturahim akbar,” kata Samsul.

Sementara Ketua Pemuda Pusura, Mikdon Hengki Tanaem mengatakan, Surabaya selama ini dikenal sebagai Kota Pahlawan. Namun, seiring perkembangan modernitas dan pembangunan teknologi yang begitu pesat, semangat perjuangan Arek-arek Suroboyo tidak lagi menggelora.

“Karena itu, melalui acara ini, kita gelorakan kembali semangat arek-arek Surabaya agar meneladani semangat perjuangan para pahlawan agar jiwa heroisme itu bisa muncul lagi di kalangan pemuda Sebagaimana masa perjuangan dulu pahlawan memiliki solidaritas yang tinggi, bersikap demokrasi, selalu kerakyatan dan melestarikan budaya bangsa,” ujar Mikdon. (tur)