02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Antony Bachtiar Daftar Bacawali ke DPC Hanura

Antony BachtiarSurabaya, KabarGress.Com – Salah satu bakal calon Walikota (Bacawali) Surabaya Anthony Bachtiar nampaknya tak ingin menggantungkan pilihanya pada satu partai. Terbukti, usai mendaftar di DCP Partai Gerindra Surabaya, Ketua Perhimpunan Tionghoa Indonesia Raya (Petir) Surabaya ini kembali mendaftar sebagai bacawali DPC Partai Hanura Surabaya, Jumat (22/5/2015).

Menurut Antony, keputusanya mendaftar di beberapa partai sebagai bentuk komunikasi politik jelang Pilkada 2015. Tak hanya itu, pihaknya juga menyatakan diri sebagai calon paling siap karena bulan ini akan melaunching pasangan dalam Pilkada nanti.

“Kita gak mau menunggu lama siap pasangan siapa. Kalau perlu saya akan siapkan pasangan sendiri. Tapi tetap yang menentukan partai siapa yang diusung,” kata Bachtiar kepada wartawan ketika ditemui di Kantor DPC Hanura Surabaya Jl Bubutan.

Rencananya, Antony Bachtiar akan melauncing pasanganya pada bulan ini. Keputusan ini menurutnya sebagai bentuk bahwa dirinya sebagai calon alternatif yang paling siap.

“Bulan Mei ini akan kita launching pasangan calon alternatif selain Tri Rismaharini yang selama ini diunggulkan. Yah dia seorang pengusaha swasta. Dari dulu kan yang ada pasangan dari birokrat. Nah sekarang kita munculkan dari swasta,” kata Antony.

Sementara itu, Sekretaris DPC Gerindra Surabaya Warsito mengatakan menyambut baik keinginan Antony Bachtiar mendaftar ke partainya. Namun, lebih lanjut pihaknya menyarankan agar Antony Bachtiar tetap melakukan komunikasi politik karena dengan partai lain terutama anggota Fraksi Handap.

“Koalisi di internal legislatif, partai Hanura jadi satu dengan PPP, dan Nasdem dalam Fraksi Gabungan atau Handap. Yah minimal Pak Antony melakukan loby politik karena kita dipastikan berkoalisi,” kata Warsito.

Sementara itu, pihaknya menjelasakan sampai saat ini terdapat tiga calon yang sudah mengambil formulir dan mengembalikan. Diantaranya Dhimam Abror, Sukoto dan Antony Bachtiar.

Selanjutnya, ketika calon tersebut akan melalui tahap seleksi di internal yang melibatkan Pengurus Anak Cabang (PAC).

“Yah misalkan kita terjunkan PAC untuk terjun ke masyarakat. Kasaranya mencari informasi bagaimana peran figur ini di masyarakat baik atau tidak. Misalkan apakah kalau kerja bakti ikut apa tidak kan bisa jadi penilaian,” tambahnya. (tur)

Teks foto: Anthony Bachtia.