Wagub Jatim Tawarkan Investor Bangun Cable Car di Pasuruan dan Batu

wagub jatim terima investor dari malaysia di kantor gubernur jawa timur (3)Surabaya, KabarGress.com – Investor yang akan berinvestasi di Jatim ditawarkan untuk membangun cable car di Tretes Kab. Pasuruan dan Kota Batu. Kedua daerah tersebut menjadi destinasi wisata baru yang memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jatim, Drs. H. Saifullah yusuf saat menerima beberapa investor dari Thailand dan Konsulat Indonesia di Kuala Lumpur Malaysia di Ruang Kerja Wagub, Jl. Pahlawan 110, Surabaya, Selasa (19/5).

Cable car menjadi solusi paling tepat untuk membangun potensi pariwisata di Batu dan Pasuruan. Dengan adanya cable car, akan mengurai kemacetan yang terjadi di lokasi wisata, khususnya saat musim liburan tiba. “ Pasuruan dan Batu memiliki posisi strategis dalam pengembangan wisata. Selain dekat dengan akses tol, juga potensi wisata juga banyak, seperti ada Taman Safari. Sehingga tepat sekali apabila dibangun cable car disana, “ ucap Gus Ipul sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan, apabila cable car bisa terealisasi dalam pembangunannya maka akan membawa banyak kemajuan bagi Jatim dan khususnya Pasuruan dan Batu. Para wisatawan yang akan menggunakan cable car akan sangat banyak, melihat betapa padatnya jalur yang menuju kedua wilayah tersebut. “Saya yakin, pengguna cable car tidak akan sepi tiap harinya, karena bukan hanya setiap liburansaja jalan menuju dua wilayah tersebut sangat macet, tapi pada hari kerja juga sama macetnya,” ungkapnya.

Pada tahun 2014, jumlah wisatawan tertinggi yang mengunjungi Jatim berasal dari negara di Asia yakni Malaysia sebanyak 53.096 wisatawan, Singapura 26.017 wisatawan dan China sebanyak 16.907 wisatawan. “ Angka tersebut akan meningkat apabila infrastruktur ke tempat wisata diperbaiki, apalagi dengan adanya cable car pasti akan semakin bertambah, “ paparnya

Gus Ipul menambahkan bukan hanya disektor pariwisata saja yang bisa dikerjasamakan dengan investor asing, akan tetapi juga sektor pendukung lainnya seperti perdagangan, hotel dan restauran, industri makanan, bahan kimia, gas, industri tekstil dan mesin industri. “ Jatim mempermudah investor dalam menanamkan modal di Jatim. Pemprov Jatim memberikan government guarantee meliputi kemudahan perizinan, ketersediaan lahan, pembangkit energi, dan tenaga kerja, “ tambahnya.

Ia menuturkan, Jatim menjadi primadona sebagai destinasi untuk berinvestasi. Jatim menjadi penghubung Indonesia kawasan timur. Sekitar 130 juta penduduk Indonesia wilayah timur, logistiknya dipenuhi oleh Jatim. Peluang berinvestasi di Jatim cukup besar, selain dipengaruhi posisi strategis yang strategis, berbagai hal yang dibutuhkan investor bisa tercukupi diantaranya didukung infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), dan kondisi geografis yang bagus.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, salah satu investor dari Thailand, Thanawat Aroonpun yang juga Managing Director Straits Asset Group mengatakan, Jatim merupakan tujuan investasi yang bagus. Melihat perkembangan ekonomi yang cukup maju, banyak hal yang bisa dikerjasamakan. “ Saya mengapresiasi penawaran dari Wagub Jatim, yang menawarkan beberapa bidang untuk dikelola. Kami akan mengkaji dan melihat beberapa potensi tersebut khususnya dalam pengerjaan cable car, “ ungkapnya.

Senada dengan Thanawat Aroonpun, Muh. Arie Aripin, Chief Executive Officer Synergy Team mengenai cable car. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Walikota Batu untuk pembangunan cable car. Cable car sangat dibutuhkan dalam mengembangkan potensi wisata di Batu. “Kami yakin dalam kurun tujuh bulan, pembangunan cable car bisa selesai. Tentunya butuh dukungan dari Pemprov Jatim untuk merealisasikannya, “ ucapnya.

Ia mengatakan, potensi Jatim sangat besar dalam bidang pariwisata karena merupakan penghubung antara Joga dan Bali. Oleh sebab itu, menurut pandangannya ada titik potensi wisata lain selain Batu dan Pasuruan yakni Probolinggo dan Banyuwangi. “ Jatim merupakan penyangga bagian timur Indonesia dan merupakan kekuatan ekonomi Indonesia. Apabila tourism terus dikembangkan akan menjadi peluang besar dan kerjasama bisa dimulai, “ ujarnya. (hery)

Teks foto: Wagub Jatim, Gus Ipul, menerima investor dari Malaysia di kantor Gubernur Jawa Timur.

Leave a Reply


*