30/11/2020

Jadikan yang Terdepan

Ron’s Laboratory Ekspansi ke Surabaya

* Buka Outlet di Galaxy Mall dan Ciputra World

Ron s Laboratory SurabayaSurabaya, KabarGress.Com – Ron’s Laboratory, Molecular gastronomy desserts house, melakukan ekspansi bisnisnya ke kota pahlawan Surabaya, yakni di Galaxy Mall dan Ciputra World. Outlet pertama dari Ron’s Laboratory berdomisili di Jakarta, bertempat di Grand Indonesia West Mall level 5, dibuka Oktober 2013.

“Molecular gastronomy adalah ilmu yang ditenarkan Chef Ferran Adria dari EL BULLY yang merupakan penggabungan ilmu science dan ilmu memasak. Kami mengangkat konsep ini untuk pembuatan produk-produk kami, dan semua yang kami keluarkan merupakan hasil penilitian yang panjang untuk kesempurnaan product,” ungkap Chef Ronald Prasanto, kepada awak media Surabaya, Selasa (12/5/2015).

Menurutnya, produk yang menjadi andalan adalah pembuatan gelato dengan liquid nitrogen. “Dengan menggunakan teknik ini seharusnya gelato bisa menghasilkan kelembutan di lidah, langsung meleleh dan clean after taste. Tapi apabila aplikasinya salah, akan membuat teksture yang kasar, dan menyakiti lidah,” tandasnya.

Chef Ronald Prasanto dengan Desserts Tables hasil kreasinyaRon’s Laboratory tidak hanya menyajikan gelato biasa, tetapi juga akan menyajikan dengan topping yang mengusung molecular gastronomy, seperti dragon breath (bila dimakan akan mengeluarkan asap dari mulut dan hidung), spherification (liquid yang dibungkus gel), dan lainnya.

“Visi kami adalah membuat BE FEARLESS, BE CREATIVE & BE ORIGINAL. Kami juga menyajikan kopi-kopi pilihan yang akan disesuaikan dengan rasa gelato dan sorbet yang akan disajikan bulan itu. Karena kami hanya akan menyajikan 6 hingga 7 varian rasa setiap bulannnya yang akan berubah di setiap pergantian bulan (Tanggal 15),” ujarnya.

Teknik yang digunakan pada proses pembuatan topping sorbet (Mix Caviar). Teknik pembuatan agar-agar yang menggunakan sodium alginate. Teknik ini menggunakan campuran air dengan kalsium untuk mengubah bentuk cair menjadi agar-agar sehingga dapat menghasilkan tekstur kenyal di bagian luar tetapi tetap cair di bagian dalam. Sementara tekhnik membuat agar-agar konvensional, hanya menghasilkan tekstur kenyal karena bergantung pada suhu, yaitu suhu rendah menjadi padat, suhu tinggi akan mencair.

Sementara itu, Marcomm Ron’s Laboratory, Widya Pungus, mengatakan sejak dibuka pertama kali pada Oktober 2013, Ron’s Laboratory mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat Jakarta. Seiring dengan perkembangannya, terdapat permintaan dari pelanggan untuk membuat cabang lain di beberapa wilayah Jakarta lainnya, termasuk juga di beberapa kota besar lainnya di Indonesia.

“Untuk memenuhi permintaan tersebut, ekspansi outlet dari brand Ron’s Laboratory pun dilakukan, rencana di tahun 2015 ini, Ron’s Laboratory membuka enam outlet baru di Indonesia, yaitu tiga outlet baru di Jakarta, dua outlet baru di Surabaya, dan satu outlet baru di Medan. Outlet di Galaxy Mall Surabaya merupakan outlet ke- Lima,” tukasnya. (ro)

Teks foto:

– Ron’s Laboratory Ciputra World Surabaya.

– Chef Ronald Prasanto dengan Desserts Tables hasil kreasinya.