02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Hore…! PA’TUMAN Dikukuhkan

* Pertama Kali Dibentuk di Indonesia

tukang-batuPaguyuban Tukang dan MandorSurabaya, KabarGress.Com – Sebuah paguyuban para tukang dan mandor disingkat PA’TUMAN (Paguyuban Tukang dan Mandor) Jawa Timur, hari ini telah dikukuhkan di kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya dan Tata Ruang Propinsi Jawa Timur. Sebanyak 100 tukang dan mandor hadir di acara tersebut sebagai wujud kesiapan menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

Kepala UPT Informasi Teknologi Bangunan Perumahan dan Permukiman, Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Timur, Ir. Nuraini Maimurti, MM, berkesempatan mengukuhkan paguyuban yang digadang-gadang dapat meningkatkan skill para tukang dan mandor Jawa Timur ini. “Pasar bebas ASEAN sudah di depan mata, maka suatu hal yang wajib bagi kita khususnya para tukang dan mandor di Jawa Timur untuk merapatkan barisan meningkatkan kemampuan kerja serta menyongsong MEA 2015 sehingga benar-benar siap menghadapinya,” tandasnya.

“Sebenarnya sudah ada 125 tukang dan mandor yang tergabung di dalam paguyuban ini. Tetapi hari ini pada acara pengukuhan kami mengundang 100 tukang dan mandor, baik dari Surabaya, Sidoarjo, Malang, Madura dan lainnya,” ungkap Kepala Seksi Pengujian Material dan Bangunan Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Timur, Bambang Sukardono, di sela-sela acara.

Menurut Bambang, untuk menghadapi MEA antara pihak produsen dengan tukang dan mandor bangunan ini harus ada kerjasama dimana pihak produsen turut membimbing tukangnya sehingga tukang ini bisa menjadi ujung tombak pemasaran karena sebaik apapun produk tanpa dipasang dengan baik hasilnya juga kurang baik.

Dan untuk mengayomi para tukang dan mandor ini Cipta Karya sudah membuat paguyuban yang diberi nama PA’TUMAN (Paguyuban Tukang dan Mandor). “Melalui paguyuban inilah kami kumpulkan semua tukang dan mandor yang ada di Jawa Timur dan kami beri pelatihan sesuai dengan Standart Nasional Indonesia (SNI) supaya siap untuk bersaing dengan tukang luar negeri,” terangnya.

Disebutkan, saat ini sudah ada sekitar 10 ribu tukang yang sudah dilatih Semen Indonesia dan yang sudah disertifikasi sekitar 5 ribuan sedangkan yang baru masuk paguyuban baru 125 tukang. “Saya yakin, tanpa adanya tukang yang bagus, bersertifikasi, skill dan sikap yang baik maka produk apapun tidak akan bagus dalam penerapannya,” imbuh Bambang. (ro)

Teks foto:

– Ilustrasi tukang sedang bekerja. (foto: dok/hadidot.files.wordpress.com)

– Suasana pengukuhan Pa’tuman di kantor Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Timur.