02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

Sekda Prov Jatim: Sejak di TK Anak-anak Harus Hargai Budaya Sendiri

sekda prop jatim selaku pembina GOPTKI prop jatim menyerahkan potongan tumpeng kpd anggota tertua GOPTKISurabaya, KabarGress.Com – Anak-anak sejak di Taman Kanak-kanak harus diarahkan dan dibimbing untuk mengenal dan mencintai agar merasa memiliki dan menghargai budaya bangsa sendiri.Sejak di TK perlu diberikan pendidikan dalam bentuk pengembangan seni. Karena hal tersebut bisa diintegrasikan dengan pengembangan kognitif, motorik, moral, agama, atau kebiasaan lain, agar anak bisa berkembang secara optimal. Hal itu dikatakan Sekda Prov Jatim Dr H Akhmad Sukardi, MM pada Peringatan Ulang Tahun ke-58 GOPTKI Provinsi Jatim, di ruang rapat Bhinaloka Adhikara kantor Gubernur Jatim Jl Pahlawan no 110 Surabaya, Jum’at (8/5)

Menurutnya, pengaruh globalisasi telah menyebabkan bergesernya nilai-nilai kebudayaan. Banyak anak-anak sekolah yang kurang mengenal kesenian dan kebudayaan daerah. Bahkan semakin banyak generasi penerus yang kurang memahami etika dan moral dalam pergaulan. Padahal anak-anak sangat diharapkan untuk memiliki kemampuan di bidang intelektual, budi pekerti serta mengenal nilai seni budaya bangsa, khususnya budaya daerah.

Padahal, kata Sekda, anak-anak merupakan aset yang sangat berharga bagi bangsa yang perlu dididik dengan baik. Untuk itu tiga komponen yaitu Dinas Pendidikan, GOPTKI dan IGTKI harus dengan sungguh-sungguh memberikan yang terbaik untuk anak-anak terutama dalam Proses Belajar Mengajar (PBM). “Pendidikan di Taman Kanak-kanak merupakan masa-masa emas bagi tumbuh kembang anak khususnya dalam upaya penanaman perilaku dan karakter anak sejak usia dini.

Untuk itu kerja sama antara tiga Komponen, yaitu Dinas Pendidikan, IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-kanak) dan DPC GOPTKI perannya sangat besar dalam meningkatkan komitmen semua pihak yang terkait dengan Pendidikan Anak Usia Dini dalam membentuk moral dan kepribadian anak.

GOPTKI memiliki peran sebagai pemersatu bagi setiap organisasi, yayasan dan lembaga yang berkiprah dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) agar tetap memiliki kesatuan visi dan misi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang handal.

Maka, ketua dan pengurus DPC GOPTKI Kabupaten/Kota harus lebih proaktif mengoptimalkan perannya dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini sehingga menghasilkan anak yang cerdas dan berakhlak mulia.

Sebagaimana Anggaran Rumah Tangga GOPTKI pasal 20, disebutkan bahwa “Sumber Keuangan GOPTKI dapat berasal dari Bantuan dan Sumbangan yang didapat dari Badan-Badan Pemerintah/ swasta maupun perorangan yang tidak mengikat serta tidak bertentangan dengan hukum”.

Maka dari itu, kepada para Istri Sekda sebagai ex officio Ketua DPC GOPTKI Kab/Kota, hendaknya memberikan pemahaman kepada Bupati/ Sekda Kab/ Kota tentang pentingnya dukungan dana untuk mensupport program kegiatan DPC GOPTKI sebaai salah satu program pemerintah di bidang pendidikan.

Sementara ketua umum DPP GOPTKI Ny. Inayah S Tarmizi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ny Fattah Yasin mengatakan, pendidikan anak usia dini diharapkan dapat memberikan nilai-nilai moral yang membangun karakter dengan akhlak mulia.Karena, masa depan bangsa sangat ditentukan dari penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, guru-guru PAUD, serta dukungan para orang tua dan masyarakat. Untuk itu, kerjasama antar organisasi PAUD perlu dibangun bersama sehingga cita-cita Anak Indonesia Harapan (AIH) dapar terwujud pada peringatan 100 tahun Indonesia merdeka.

Di usia GOPTKI ke 58 diharapkan seluruh pengurus dan anggota hendaknya terus melakukan evaluasi dan konsolidasi organisasi, serta peningkatan pendidikan usia dini. “Dengan menggali seluruh potensi organisasi yang bergabung dalam GOPTKI diharapkan dapat mewujudkan generasi bangsa yang mandiri,” harapnya.

Peran GOPTKI sebagai pionir dalam menyelenggarakan Pendidikan Anak Usia Dini (berdiri 5 April 1957), memberikan pendidikan pada anak sedini mungkin sebagai pondasi sumber daya manusia yang seutuhnya, memberikan masukan serta melaksanakan dan mendukung program-program pemerintah, dan sebagai agen perubahan dalam masyarakat.

Puncak acara HUT ke-58 GOPTKI yang dihadiri 120 orang, terdiri dari pengurus GOPTKI Provinsi Jatim, ketua dan pengurus DPC GOPTKI Kab/ Kota se Jatim, Asisten Sekda prov Jatim, dan undangan tersebut, Sekda memotong tumpeng nasi kuning, dan potongan pertama diberikan kepada Ny Hj Komariyah, seorang pengurus GOPTKI Prov Jatim yang sudah mengabdikan diri selama 29 tahun. Setelah itu dilanjutkan dengan seminar pembekalan pengurus dan sosialisasi hasil Rapimnas GOPTKI. (hery)

Teks foto: Sekda Prop Jatim selaku pembina GOPTKI Prop Jatim menyerahkan potongan tumpeng kepada anggota tertua GOPTKI.