13/08/2020

Jadikan yang Terdepan

Andromax C3s dan C3Si Jadi Andalan Smartfren Gaet Pasar Middle-Low

Regional Operasional dan Maintenance Head PT Smartfren TelecomTbk, Gede Dede Wiryana, serta Regional Head of Smartfren Jatim, Bali dan Lombok, Muhammad CahyadiSurabaya, KabarGress.Com – PT Smartfren Telecom Tbk, operator seluler berbasis CDMA, masih mengandalkan produk-produk Andromax khususnya di level middle-low karena level tersebut mampu memberikan kontribusi terbesar. “Pasar Andromax terbagi dalam 3 kelas yakni high end, middle-low dan low-end. Selama ini penjualan Andromax C yang memang ditujukan untuk level middle-low menjadi motor penggerak pendapatan Smartfren baik di skala nasional maupun regional. Itu sebabnya, kami fokus menggarap pasar pelanggan middle-low yang memang cukup besar dibanding pasar pelanggan menengah atas. Dan kami terus memacu penjualan Andromax C,” demikian ungkap Regional Head of Smartfren Jatim, Bali dan Lombok, Muhammad Cahyadi, di sela-sela acara Media Update Andromax C3s dan C3Si, di Surabaya, Kamis (7/5/2015).

Menurutnya, penjualan ponsel Android terbarunya yakni Andromax C3s dan C3Si di wilayah Jatim, Bali dan Lombok, kata Cahyadi, sampai saat ini masih cukup bagus. Ada pertumbuhan penjualan Andromax setiap bulannya dan Andromax C3s dan C3si bisa berkontribusi sektiar 30 persen dari total penjualan Andromax di segmen middle-low.

”Khusus untuk produk terbaru ini kami menaretkan bisa memasarkan sedikitnya 50 ribu unit masing-masing untuk C3S dan C3Si. Andromax C3S dan C3Si merupakan produk terbaru smartphone android dari Smartfren yang mengusung fitur utama kemampuan menangkap gambar kamera depan dengan lampu kilat. Jadi kegiatan selfie bisa tetap dilakukan meski dalam keadaaan minim cahaya,” tukas Cahyadi.

C3s yang diproduksi Haier dan C3si yang diproduksi HiSense sama-sama ditujukan untuk pasar menengah kebawah. Kedua ponsel yang mempunyai bentang layar 4 inci ini dipasarkan seharga Rp799 ribu. Selain produsennya berbeda, kedua ponsel yang diluncurkan bersamaan ini juga mempunyai perbedaan di desain, kualitas audio dan besaran kapasitas baterai. Selebihnya, mulai jaringan yang didukung, kualtias kamera depan dan belakang, prosessor, memori, graphic processor hingga OS yang didukung juga sama.

Dikatakan Cahyadi, Andromax C3s & C3si mendapat banyak peningkatan dari pendahulunya dengan dilengkapi fitur dan performa terbaik di kelasnya. Yang utama adalah dual kamera dengan resolusi 5MP untuk kamera belakang dan 3MP untuk kamera depan. Kedua kamera ini dilengkapi LED flash. “Dengan LED flash di kamera depan, berselfie ria semakin seru. Juga ada fitur face detection yang menghasilkan foto selfie dan wefie secara maksimal,” ujarnya.

Kehadiran kamera depan dan belakang ber-LED flash menjadi keunggulan utama kedua smartphone tersebut yang membuat penggunanya dapat lebih mengekspresikan komunikasi via video chat.

Andromax C3s & C3si juga memiliki fitur-fitur lain yang memberikan kenyamanan penggunanya, diantaranya prosesor Qualcomm Snapdragon Dual Core 1.2GHz Cortex A7, GPU Adreno 302, layar 4.0 inci resolusi WVGA multitouch, sistem operasi Android 4.4 Kitkat dengan dukungan baterai sebesar 1400mAh untuk C3s dan 1500mAh untuk C3si. Selain itu, fitur pengisisan daya cepat Qualcomm Quick Charge.

Dengan kombinasi prosesor dual core dan GPU Adreno 302 plus game premium gratis dari Gameloft, bermain game akan makin seru dan asik. Terlebih pada Andromax C3s dibenamkan sistem teknologi audio DTS Sound dan C3si dengan Dolby Digital Plus yang sudah teruji kualitasnya.

“Andromax C3s tersedia dalam dua pilihan warna yaitu hitam dan putih, sedangkan dark grey dan putih untuk C3si. Masing-masing ditawarkan dengan harga Rp799 ribu bersama kartu perdana Smartfren. Pengguna langsung mendapatkan paket gratis data 600 MB selama 7 hari,” imbuhnya. (ro)

Teks foto: Regional Operasional dan Maintenance (O&M) Head PT Smartfren TelecomTbk, Gede Dede Wiryana, serta Regional Head of Smartfren Jatim, Bali dan Lombok, Muhammad Cahyadi (kanan), menunjukkan kehandalan Andromax C3s dan C3Si, di Surabaya, Kamis (7/5/2015).