20/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Gus Ipul Sosialisasikan Pelaksanaan Muktamar ke 33 NU

Walik Gubernur Jawa Timur bersama Ketua DPRD Provinsi Berdoa bersama untuk kelancaran pada acara Sosialisasi Muktamar NU ke 33 di Kab. MadiunMadiun, KabarGress.Com – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) ke-33 yang akan berlangsung di Kab. Jombang di empat pondok pesantren pada Bulan Agustus mendatang, Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf terus melakukan sosialisasi terkait program-program yang akan di sampaikan pada Muktamar nanti. Setelah melakukan, sosialisasi mulai dari Banyuwangi, Pasuruan, Sidoarjo, Malang, hingga Tulungagung, tepatnya pada Rabu (6/5) dilaksanakan kegiatan serupa di di Alun-Alun Kab. Madiun, Rabu (6/5) malam.

Gus Ipul yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Daerah Lokal Muktamar ke- 33 NU mengatakan, pelaksanaan Muktamar akan dilaksanakan di empat Ponpes besar yang ada di Jombang. Keempat ponpes tersebut antara lain PP. Bahrul Ulum Tambak Beras, Di PP Mambaul Maarif Denanyar, PP Darul Ulum dan PP Tebu Ireng.

Dari data yang telah masuk jumlah peserta Muktamar terdiri dari seluruh unsur NU. Untuk utusan dari PCNU sebanyak 3.126 orang, PWNU sebanyak 231 orang, PBNU 200 orang, peninjau dan pengamat sebanyak 250 dengan total peserta mencapai total 4.007 orang. “Dari jumlah tersebut, belum termasuk Panitia Nasional dan daerah yang mencapai 2.000 orang dan penggembira Muktamar sebanyak 50.000 orang,” ungkapnya.

Gus Ipul menjelaskan, sarana akomodasi dan tempat sidang akan dilaksanakan di empat Ponpes besar yang ada di Jombang yakni PP. Bahrul Ulum Tambak Beras untuk sidang komisi Bahtsul Masail dan Bazar berkapasitas 1.400 peserta. Di PP Mambaul Maarif Denanyar digunakan untuk sidang komisi organisasi dan bazar berkapasitas 39 ruang untuk 582 peserta.

Sementara di PP Darul Ulum digunakan untuk sidang komisi program dan bazar berkapasitas 57 ruang menampun 855 peserta. Sedangkan di PP Tebu Ireng digunakan untuk sidang komisi rekomendasi dan bazar berkapasitas 55 ruang dapat menampung 1.200 peserta. “Kami sengaja tidak memberikan fasilitas hotel maupun asrama kepada peserta. Tujuannya adalah lebih mendekatkan diri kepada pendiri dan perjuangan para kiai dan ulama. Saya juga yakin, baru pelaksanaan Muktamar ini peserta akan berziarah dan menapak tilasi perjuangan kiai dan ulama,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga menjelaskan untuk pengamanan Muktamar telah dikoordinasikan dengan seluruh aparat keamanan di Jatim mulai dari Kapolda hingga Pangdam.

Selain itu, pengamanan Muktamar ini didukung oleh 1.000 personel anggota pengamanan dari Banser, Pagar Nusa dan CBP IPNU 1.000 personel dibantu oleh Polri 200 personel, TNI 100 personel dan Pramuka 300 personel. “Secara khusus kami minta di bantu oleh Pak Kapolda dan Pak Pangdam untuk merekayasa lalu lintas yang akan dilalui oleh peserta muktamar di Jombang sehingga pelaksanaan Muktamar ini bisa berlangsung sukses dan lancar,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PWNU Hasan Mutawakil menjelaskan, bahwa Muktamar ini adalah forum permusyawaratan tertinggi pada NU. Pada Muktamar nanti, disamping mendengarkan pertanggung jawaban pengurus besar dan memilih Ketua umum PBNU dan Rois A’mm.

Ia menambahkan, pada Muktamar ini juga akan menetapkan dan memutuskan masalah-masalah yang menyangkut pada persolan keagamaan,kemasyarakatan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Bangsa dan Negara Indonesia maupun masalah keislaman dunia. Muktamar ke- 33 NU nanti juga akan dibahas prediksi-prediksi permasalahan keagamaan apa saja yang terjadi.

“Muktamar ini memiliki banyak nilai strategis, yakni pemahaman NU dengan ideologi Aswajanya, saat ini telah menjadi fokus dunia. Islam NU telah menjadi fokus islam dunia. Untuk itu, kita patut berbangga hati karena di negara islam dan timur tengah saat ini terjadi kompetisi ideologi dunia seperti liberalisme, komunisme, idealisme hingga neo liberalisme. NU memiliki tanggung jawab untuk menjaga Bangsa Indonesia dari pengaruh perang ideologi. NU harus menjaga bangsanya dengan ajaran-ajaran Ahlul Sunnah Wal Jamaah,” pungkasnya. (hery)

Teks foto: Wakil Gubernur Jawa Timur, Gus Ipul bersama Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, berdoa bersama untuk kelancaran pada acara Sosialisasi Muktamar NU ke 33 di Kab. Madiun.