21/10/2020

Jadikan yang Terdepan

BritCham Cari Mitra Bisnis di Jawa Timur dan Indonesia Timur

inggris - jawa timur

???????????????????????

Jakarta, KabarGress.Com – The British Chamber of Commerce in Indonesia dan Kamar Dagang Industri Jawa Timur telah melaksanakan seminar yang di ikuti sesi klinik match-making dari berbagai sektor pada hari selasa kemarin, 28 April 2015. British Week in Surabaya merupakan acara kolaborasi antara Kedutaan Inggris, British Council dan BritCham, yang memiliki komitmen untuk menjadikan Surabaya sebagai “Kota Kedua” untuk investasi setelah DKI Jakarta.

Agenda utama yang disajikan BritCham dan Kadin Jatim adalah potensi bisnis yang ada di Surabaya dan Indonesia bagian timur. Pada acara tersebut BritCham mendatangkan beberapa spesialis dari beberapa sektor bisnis, seperti, agrikultur, hospitality, SDM & edukasi, infrastruktur dan energi terbarukan.

“Jakarta sebagai ibukota telah memiliki jaringan bisnis yang besar dan Jakarta sudah sangatlah canggih. Rencana pembangunan Jakarta telah disosialisasikan dengan baik. Tapi perlu diketahui bahwa kota di indonesa juga memiliki rencana pembangunan yang ambisius… Kami ingin bisnis Inggris untuk sadar dan melihat semua kesempatan yang Indonesia tawarkan.” tutur Chris Wren, Direktur Eksekutif BritCham Indonesia.

Wakil Ketua Kadin Jatim, Deddy Sujahadi dengan antusias dan menambahkan bahwa UK memiliki konsistensi yang tinggi dan telah menjadi salah satu investor terbesar di Indonesia.

Selain berkomitmen untuk membuka bisnis dan berinvestasi, pelaku bisnis yang terdafta di BritCham juga berkomitmen untuk menyediakan lapangan pekerjaan. Adrian Short, Ketua BritCham Indonesia menjelaskan kontribusi pembisnis Inggris di Indonesia. “UK merupakan menempati peringkat 5 Investor luar negeri di Indonesia dan hingga saat ini anggota BritCham telah menciptakan lebih dari 1 juta lapangan pekerjaan baru yang berkelanjutan”.

Dihadiri 120 peserta acara ini berlangsung dengan sukses dan diakhiri dengan beberapa klinik konsultasi di bidang agrikultur, hospitality, SDM & edukasi, infrastruktur dan energy terbarukan. (ro)