22/09/2020

Jadikan yang Terdepan

Gus Ipul: Kejahatan Anak Wajib Diwaspadai

Tuban, KabarGress.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf minta masyarakat, khususunya orang tua wajib memantau setiap aktifitas anak, baik di rumah, di sekolah dan lingkungan sekitar. Hal tersebut disampaikannya pada saat menghadiri Haul KH. Nurhadi ke 38 di Ponpes Hidayatul Islamiyyah, Kab. Tuban, Kamis (16/4).

Ia mengatakan, saat ini kejahatan anak trennya terus meningkat dan mengkhawatirkan. Sehingga, dibutuhkan kewaspadaan yang tinggi terhadap setiap gejala yang akan terjadi. “Saya minta kejahatan anak untuk diwaspadai, karena kondisinya setiap hari perkembangannya terus meningkat,” ungkapnya.

Gus Ipul menjelaskan, kejahatan anak yang perlu diwaspadai oleh orang tua diantaranya adalah pelecehan seksual, penggunaan narkoba, membuka situs porno hingga masuknya paham radikalisme sejak usia dini.

Menurutnya, kejahatan pelecehan seksual saat ini mulai marak terjadi dan bisa dilakukan oleh siapapun tanpa mengenal usia hingga jenis kelamin. Bahkan, pelakunya dilakukan oleh orang dekat yang dikenal oleh anak-anak disekitarnya.

Kejahatan anak, terus meningkat terutama yang ada di kota-kota besar dan berada di perkotaan. Intinya masyarakat sebagai orang tua harus terus menjaga dan membimbing setiap langkah anak-anak. “Keluarga adalah benteng terakhir untuk mencegah dan mewaspadai kejahatan anak yang terus meningkat tersebut,” tegasnya.

Bedasarkan data yang dirilis dari kepolisian dan BNN Jatim, sudah lebih dari 700 anak SD di kawasan Malang dan sekitarnya menjadi pengguna narkoba. Ini sangat ironis, karena anak SD yang menjadi sasaran kejahatan terhadap anak melalui narkoba. Pemerintah beserta aparat keamanan terus berupaya dan bertugas menanggulanginya, sementara orang tua juga harus membantu mewaspadai setiap tingkah laku anak dirumah.

Gus Ipul juga menyoroti kejahatan anak lainnya seperti penggunaan situs porno yang berlebihan dan perkembangannya terus mengkhawatirkan. Tidak bisa dipungkiri, kemajuan teknologi akan memberikan dampak terhadap tingkah laku yang positif maupun negatif terhadap anak. Untuk itu, orang tua harus mendampingi dan memberikan pendidikan yang terbaik terhadap kemajuan teknologi.

Terhadap paham radikalisme, Gus Ipul berpesan agar setiap orang tua untuk memberikan layanan pendidikan agama yang sudah terbukti dan berpengalaman. “Hati-hati mencarikan guru agama dalam membimbing anak-anak kita memperoleh pendidikan agama.

Pilihlah guru agama dan sekolah-sekolah yang sudah jelas serta diakui oleh pemerintah. Jangan sampai, dia salah memilih tempat-tempat agama yang beraliran keras sehingga memberikan efek negatif bagi keluarga dan masyarakat,” pungkasnya. (hery)