25/10/2020

Jadikan yang Terdepan

Lantik Bupati Lumajang, Pakde Karwo Pesankan Tiga Hal

gubernur jatim lantik bupati lumajang di grahadi 1 april  2015 (3)gubernur jatim lantik bupati lumajang di grahadi 1 april  2015 (1)Surabaya, KabarGress.com – Gubernur Jawa Timur Dr.H. Soekarwo BERpesan tiga hal usai melantik Bupati Lumajang Drs. H.As’at, M.Ag di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (1/4). Pesan tersebut  diantaranya menjaga hubungan kemitraan eksekutif dengan legislatif.

Menurutnya, bupati sebagai pejabat eksekutif sudah seharusnya menjalin komunikasi yang baik dengan legislatif. Karena sesuai dengan UU Pemda Nomor 23 Tahun 2014 bahwa pemerintahan daerah terdiri dari eksekutif dan legislatif. “Budaya kita mengenal musyawarah mufakat bukan budaya tanding. Jangan pertontonkan budaya tanding seperti DKI Jakarta,” ujarnya.

Dia menjelaskan, legislatif mempunyai tiga fungsi yakni menjaring aspirasi masyarakat, fungsi legislasie dan fungsi penganggaran serta pengawasan. Anggota DPRD adalah jabatan politis yang membawa aspirasi masyarakat.

Pesan kedua yang disampaikan gubernur komunikasi di jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dengan tokoh masyarakat agar perlu ditingkatkan. Hal ini agar keamanan dan kenyamanan selalu terjaga.

Pesan terakhir yang disampaikan Pakde Karwo, Sekda selaku pimpinan tertinggi di birokrasi agar tidak berpolitik. Karena apabila PNS yang berpolitik harus mengundurkan diri. “Apabila Sekdanya bermain  politik maka nantinya hubungan dengan bupati akan menjadi rumit. Staf dalam melakukan kegiatan harus loyal tegak lurus kepada kepala daerah. Suasana seperti ini harus terus dibangun dan dipertahankan,” tegasnya.

Di bagian lain sebelum pelantikan, Supriyanto, Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Jawa Timur mengatakan, pelantikan Asat Malik ini berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.35-686 tahun 2015.

Pelantikan ini didasari karena Sjahrazad Masdar, bupati sebelumnya, meninggal karena sakit pada 23 Januari 2015 yang lalu. Selanjutnya, Asat sendiri akan melanjutkan menjadi bupati hingga tahun 2018 mendatang.

Prosesi pelantikan sendiri setidaknya juga dihadiri Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur; lantas pimpinan DPRD Jawa Timur; pimpinan DPRD Lumajang; seluruh anggota DPRD Lumajang; Kapolres Lumajang; Komandan Kodim Lumajang; serta beberapa pejabat lainnya. (hery)