02/02/2021

Jadikan yang Terdepan

1.400 Al Quran Siap Dibagi Untuk Berantas Buta Al Quran

Surabaya, KabarGress.Com – Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) Universitas Surabaya menggelar Ubaya Islamic festival. Salah satu rangkaian kegiatannya adalah membantu mensukseskan program pemerintah dalam pemberantasan buta Al-Quran. Kegiatan ini diwujudkan dengan pembagian 1.400 Al-Quran kepada mushola dan rumah anak yatim di daerah yang kekurangan Al-Quran. Secara simbolis Al-Quran diberikan pada perwakilan anak yatim dan pengurus mushola, di Seminar Room Gedung International Village Kampus Tenggilis Universitas Surabaya, Rabu (18/3/2015).

Pembagian Al-Quran ini merupakan kali pertama dilakukan oleh UKKI selama  tahun terakhir ini. “Pemikiran kali pertama karena teman-teman panitia dan dosen yang menginginkan adanya sebuah terobosan dalam syiarnya UKKI. Mereka mengaku memiliki keinginan syiar yang  dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Surabaya, terutama lingkungan Ubaya. Dengan pembagian ini kami berharap membumikan Al-Quran dan semua orang mulai membiasakan membaca Al-Quran setiap harinya” ungkap Muhammad Nugraha Eka Wardana mahasiswa Fakultas Bisnis dan Ekonomika selaku panitia. Pertimbangan lain karena panitia ingin mencoba mensinergikan program pemerintah untuk masyarakat.

Adapun cover area pendistribusian Al-Quran terbagi dalam 2 area. Internal kampus seperti Cleaning Service, petugas kebun dan lain-lain. Sedangkan pihak eksternal, seperti beberapa panti asuhan, pesantren maupun masjid-masjid dan mushola di daerah yang masih kekurangan Al-Quran. Acuan data yang digukan diambil dari  salah satu lembaga sosial yang kami tunjuk  untuk bekerjasama sekaligus membantu penyebarannya. Tak hanya itu, panitia juga melakukan survei tersendiri kemudian  memetakan.

Teknis pembagiannya adalah pihak panitia akan turun langsung ke lapangan bersama lembaga sosial yang ditunjuk ke lokasi yang telah ditentukan. “Besar harapan kami, usaha pemberantasan buta Al-Quran dapat berhasil, walau hasilnya baru dipantau jangka panjang. Paling tidak kami dari UKKI mampu memberikan solusi dari permasalahan ini”, ungkap ketua panitia.

Total Al-Quran yang tidak sedikit ini diperoleh dari para sumbangan yang berasal dari mana saja, umum maupun internal Ubaya. Sumbangan boleh berupa Al-Quran langsung namun ada juga menyumbang uang. Dari uang yang terkumpul, digunakan panitia untuk membeli Al-Quran. Sehingga ada pemerataan pembagian ditiap mushola maupun anak yatim yang ditunjuk.

“Kami menganggap kegiatan UKKI membagi 1.400 Al-Quran sebagai hal yang sangat positif karena Al-Quran merupakan sumber inspirasi bagi seluruh umat Islam. Manfaat Al-Quran jauh lebih awet daripada bagi-bagi makanan yang sekali habis”, ungkap Stevanus Sugiharto selaku Direktur Pengambangan Kemahasiswaan Ubaya yang membawahi bidang kemahasiswaan.

Rangkaian Islamic Festival ini sudah diawali dengan kegiatan Seminar Keputrian Sabtu lalu (14/3) menghadirkan Yulia Rachman. Kemudian dilanjutkan talkshow “Moeslem Around The World” (19/3) dengan menghadirkan warga muslim dari USA, Turki, Perancis, Thailand, serta Ibu Tri Rimaharini dan Kholidi Asadil Alam (pemain film Ketika Cinta Bertasbih), lomba Nasyid-kaligrafi-komikatur (20/3). Bazarpun digelar demi memerihkan acara tahunan UKKI tahun 2015 ini. (ro)