21/09/2020

Jadikan yang Terdepan

Melalui Gelar Seni Budaya, Perluas Pasar UMKM

Sekdaprov.Jatim Meninjau Pameran dari Kab.Magetan di Acara  Pagelaran seni dan Budaya Kab Magetan di UPT Taman Budaya Cak Durasim  Surabaya (2)Surabaya, KabarGress.Com – Provinsi Jatim sampai akhir 2014, memiliki pelaku UMKM sekitar 6,8 juta, dan 30,31% dari jumlah tersebut telah mendapat bantuan dari pemprov Jatim. UMKM dan sektor koperasi menyumbang 60,1 % atau sebesar Rp548,91 triliun terhadap PDRB Jatim yang mencapai Rp1.262 triliun. “Untuk itu gelar seni budaya daerah adalah salah satu mode untuk mendorong dan memperluas pasar produk UMKM, agar lebih mampu bersaing dengan masyarakat ekonomi Asean,” demikian ditegaskan Gubernur Jatim Dr H Soekarwo dalam sambutan yang disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Dr. H. Akhmad Sukardi, MSi, saat membuka Gelar Seni Budaya Daerah (GSBD) Kab Magetan, di Taman Budaya Jatim, Jl.Genteng Kali Surabaya, Jum’at (13/3) malam.

Menurutnya, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah didepan mata, yang dibentuk dari keinginan negara-negara Asean untuk mewujudkan Asean menjadi kawasan perekonomian yang solid dan diperhitungkan dalam perekonomian internasional, utamanya dalam penguatan daya saing untuk memenangkan kompetisi global.

MEA menempuh empat tahapan strategis, meliputi pencapaian pasar tunggal, kesatuan basis produksi, kawasan ekonomi berdaya saing, pertumbuhan ekonomi yang merata dan terintegrasi dengan perekonomian global. “Maka, daerah harus memberdayakan dalam mengolah potensinya dengan sumberdaya sendiri, baik sumberdaya entrepreneur maupun sumberdaya teknis ekonomi lainnya,” tandasnya.

Bupati Magetan H Sumantri, MM mengatakan, dengan kekayaan seni budaya yang beragam yang ada di magetan dapat dikembangkan dengan baik sehingga dapat PAD Magetan.

Kabupaten magetan terletak di kaki gunung lawu yang kaya objek wisata alam seperti danau dan air terjun. Telaga sarangan merupakan salah satu obyek wisata andalan Magetan, setiap tanggal 1 suro masyarakat sekitar melakukan upacara labuh sesaji ke tengah telaga. Hal ini merupakan daya tarik witawan, baik domestik maupun mancanegara.

Selain itu terdapat pula telaga wahyu, bumi perkemahan Mojosemi, air terjun Tirtosari, Taman Ria Manunggal, dan Taman ria Kosala Tirta. Sedangkan obyek wisata ziarah dapat berkunjung ke makam GBR. AY. Maduretno dan monumen Soco.

Sedangkan bagi pemerhati sejarah dapat mempelajari candi simbatan dan candi reog. Obyek wisata air terjun bertingkat desa Ngacar, yang terdiri dari air terjun jarakan, pundak kiwo dan watu ondo. ditempat ini juga ditemukan prasasti watu ongko.

Kabupaten Magetan juga dikenal sebagai daerah pusat kerajinan bambu, kulit dan gamelan, serta hasil perkebunan yang terkenal adalah jeruk pamelo.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Dr H Djarianto mengatakan, kegiatan gelar seni budaya daerah ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah provinsi Jatim dengan kabupaten/ kota dalam mendorong pengembangan dan promosi seni budaya, pariwisata, serta produk UMKM berbasis seni budaya.

Taman budaya Jatim sebagai unit pelaksana teknis Disbudpar provinsi Jatim, merupakan unit yang diharapkan mampu menjadi art centre atau pusat kegiatan seni Jatim. Dari sisi kalender event, kegiatan taman budaya dapat digunakan sebagai promosi pariwisata budaya karena aksesnya mudah, jadwalnya pasti, sajiannya menarik dan tempatnya jelas.

Pagelaran Seni Budaya yang dikemas dalam “Mutiara Sukuning Argo Lawu” ini berlangsung tiga hari tgl. 13 – 15 Maret. Penayangan informasi potensi seni budaya dan pariwisata kab Magetan, tari budoyo, lagu daerah, tari anurogo, serta pagelaran campursari lawak (Sariwak), lomba menggambar anak-anak PAUD, TK dan famili dengan tema “Kotaku”, dan pagelaran campursari, tari gambyong, ketoprak dan pengundian door prize. (hery)